Kota Banjarbaru
Aktivitas Penambang Ilegal Sebabkan Sungai Keruh, Dishut Kalsel Usir Para Pelaku
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel kembali melakukan giat pengamanan atas adanya aktivitas penambangan liar di kawasan Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
Temuan aktivitas penambangan liar ini merupakan laporan dari masyarakat sekitar dan ditindaklanjuti oleh Kadishut Prov Kalsel Hanif Faisol Nurofiq. Giat pengamanan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang PKSDAE Pantja Satata didampingi Kepala Seksi Pengamanan Haris, beserta tim Polhut dan TKPH.
Dari hasil giat pengamanan, ditemukan para penambang ilegal yang tengah beraktivitas di dua titik lokasi sepanjang sungai di kawasan Kiram. Yakni, di Sungai Tapus dan Sungai Matang Kanas. “Kita mendapati para penambang ilegal, dengan jumlah di Sungai Tapus sebanyak 13 orang dan di Sungai Matang Kanas sebanyak 15 orang. Kita juga menemukan mesin penambang yang digunakan mereka,” kata Kepala Seksi Pengamanan, Haris, Senin (6/7/2020) siang.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, para penambang merupakan warga Cempaka, Kota Banjarbaru dan Banyu Irang, Kabupaten Tanah Laut. Mereka berdalih melakukan aktivitas penambangan lantaran tak memiliki perkejaan.

Dampak aktivitas penambangan ilegal ini, kata Haris, mengakibatkan aliran air sungai di sepanjang kawasan Kiram menjadi keruh. Termasuk juga banyak pepohonan yang menjadi korban asal tebang.
Atas masifnya kerusakan lingkungan, petugas Dishut Prov Kalsel melakukan tindakan tegas yakni dengan menghentikan aktivitas penambangan ilegal tersebut. Hanya saja, dalam hal ini para penambang tidak diamankan.
“Di dua lokasi itu adalah kawasan APL -areal bukan kawasan hutan-. Bukan ranah Polhut, tapi lebih kepada pihak Kepolisian dan Dinas Lingkungan Hidup. Kita hanya meminta mereka untuk angkat kaki dan menghentikan aktivitas penambangan,” pungkas Haris.
Kini, disekitar area penambangan tersebut telah terpasang garis police line. Sejumlah tenda yang sebelumbya terpasang juga telah dibongkar dengan inisiatif sendiri oleh para penambang. (Kanalkalimantan.com/rico)
Editor : Cell
-
HEADLINE3 hari yang laluJalan Lingkar Palam – Guntung Manggis Akses Baru Antarwilayah di Ibu Kota Kalsel
-
Kabupaten Banjar15 jam yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE20 jam yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluFasilitas Publik Dirusak, Satpol PP Kabupaten Banjar Berhasil Amankan Terduga Pelaku
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTanggapan Bupati HSU Terkait Raperda Perubahan APBD 2026
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPengurus Kormi Kapuas 2025-2030 Dikukuhkan, Wabup Dodo Dipercaya sebagai Ketua




