Kota Banjarmasin
Ada Potensi Orang Miskin Baru di Banjarmasin Akibat Covid-19
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Akibat dari pandemi Covid-19 di Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarmasin yang sudah terjadi transmisi lokal, diprediksi akan bedampak munculnya potensi orang miskin baru.
“Pasti ada orang miskin baru karena Covid-19 ini,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Iwan Ristianto kepada awak media, Senin (27/4/2020) siang.
Ia menambahkan, untuk penentuan orang itu miskin maupun tidak, jajarannya perlu melakukan observasi ke lapangan terlebih dahulu. Guna memastikan apakah orang miskin ini memenuhi kriteria atau tidak, sehingga layak diberikan bantuan.
“Kondisi saat ini sangat tidak memungkinkan bagi petugas kami melaksanakan itu. Mungkin persentasenya naik, bisa sekitar 10 persen dari 40 ribu warga miskin kita yang sudah ada,” jelas Iwan.
Padahal, Iwan membeberkan, tren orang miskin di Kota Banjarmasin di tahun 2019-2020 sebenarnya sudah turun. Ia tidak menampik, adanya pandemi Covid-19 dapat menambah jumlah orang miskin di kota seribu sungai ini. “Bisa sampai 42 ribu hingga 44 ribu di tahun 2021 nanti,” sebutnya.
Kendati begitu, ia memastikan sudah ada langkah antisipasi persiapannya. Terpenting, dari 40 ribu warga miskin yang telah didata oleh jajarannya, semuanya telah ter-cover oleh APBN sebesar Rp33 miliar.
“Baik itu PNT (pangan non tunai), BLT (bantuan langsung tunai). Tentunya warga miskin baru itu yang terdampak, seperti korban PHK (pemutusan hubungan kerja), dirumahkan, kemudian jualan berkurang. Seperti tukang yang tidak bekerja lagi,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Cell
-
HEADLINE3 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Bisnis2 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Serahkan Dividen untuk Pemkab Banjar
-
Bisnis2 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluTeknisi Perempuan PLN Turun dalam Pengujian Partial Discharge GI Trisakti






