Hukum
Komplotan Perampok Toko Bangunan dan Ponsel di Batola Diringkus Polisi
MARABAHAN, Sejumlah pelaku perampokan yang beraksi di Desa Tabing Rimbah Raya 7, RT 11, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, berhasil dibekuk jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (16/1). Sebelumnya mereka beraksi di sebuah toko bangunan dan Ulun Ponsel dengan menggondol uang puluhan juta beserta perhiasan emas pada Senin (16/1) dini hari.
Kapolsek Mandastana Iptu Hairul Ilmi mengatakan kepada Kanalkalimantan.com, aksi perampokan diduga dilakukan oleh komplotan berjumlah 10 orang. Saat kejadian tersebut, 6 pelaku masuk dari pintu belakang toko bahan banguan yang dihuni oleh pasangan suami istri Basri dan Masnun. Sedangkan 3 lainnya menjalankan aksi di Ulun Ponsel, yang lokasinya bersebelahan. Sementara satu orang pelaku lainnya, bertugas memantau situasi dari luar.
Saat pelaku menjalankan aksinya, Basri dan Masnun dalam tertidur pulas di ruang tamu. Sekitar pukul 00.00 Wita, kedua pasangan suami istri ini dikagetkan dengan kedatangan 6 orang tak dikenal dalam toko mereka.
“Basri dan Masnun dibangunkan kemudian diminta tiarap, sementara salah satu pelaku meletakan sebilah samurai di leher pasangan suami istri tersebut,†terang Iptu Hairul.
Tak hanya sampai di situ, pelaku juga mengikat tangan dan kaki pemilik toko dengan tali rafia serta menutup mulut keduanya dengan lakban.
Berbekal informasi dari korban, tak butuh waktu lama bagi polisi meringkus pelaku perampokan itu. Kurang dari 24 jam, tim gabungan Polda Kalsel dan Polres Batola berhasil mengamankan satu per satu pelaku perompakan.
Dari informasi dihimpun dari 10 pelaku, polisi saat ini berhasil menangkap 8 pelaku. Diduga, komplotan perampok ini merupakan spesialis pencurian dengan kekerasan. Saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lain.
Kasubbag Humas Polres Batola, Ipda Zulkifli membenarkan sebagian pelaku berhasil ditangkap. “Ada 5 orang pelaku yang sudah diamankan. Sementara masih bersama tim melakukan pengejaran terhadap pelaku yang belum tertangkap,” ujarnya.(rendy)
Editorr : Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Bisnis2 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Serahkan Dividen untuk Pemkab Banjar
-
Bisnis3 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluTeknisi Perempuan PLN Turun dalam Pengujian Partial Discharge GI Trisakti







