HEADLINE
Terjerat OTT KPK, Bupati HST Abdul Latif Dibawa ke Mako Brimob Banjarbaru
Penangkapan Abdul Latif oleh KPK diduga terkait proyek yang ada di daerahnya. Saat ini dikabarkan yang bersangkutan sedang dibawa ke Mako Brimob Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
BARABAI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan terhadap pejabat di Kalsel. Setelah Ketua DPRD Banjarmasin, kini Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif, dikabarkan dicokok lembaga anti rusuah tersebut, Kamis (4/1) sekitar pukul 11.00 Wita di Barabai.
Penyidik KPK siang tadi langsung menggeledah ruang kerja Abdul Latif, yang juga langsung diamankan bersama seorang kontraktor bernama Fauzan. Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan adanya OTT di Kabupaten HST dengan tersangka Bupati yang menerima uang suap seperti yang dilansir situs detik.com.
Namun, komisi anti rasuah itu belum membeberkan terkait kasus apa, sehingga Bupati HST terjerat OTT. KPK masih memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status Abdul Latif, apakah akan menjadi tersangka atau tidak.
Saat ini, Abdul Latif diamankan di Mako Brimob Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif. Isu yang beredar OTT itu proyek RSUD Damanhuri Barabai, karena beberapa ruangan di rumah sakit ini turut disegel atau dipasang garis KPK.
Mengenai OTT tersebut, Kabag Humas Pemkab HST Ramadhan membenarkan ada beberapa orang yang mengaku dari KPK tiba-tiba datang langsung masuk ruangan. “Saya sendiri tak sempat melihat, saat saya naik ke atas, ruangan bupati sudah kosong,” kata Ramadan kepada wartawan.(devi/dtc/tribun)
Editor: Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Bisnis3 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluPTAM Intan Banjar Serahkan Dividen untuk Pemkab Banjar
-
Bisnis3 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluTeknisi Perempuan PLN Turun dalam Pengujian Partial Discharge GI Trisakti







