Film
Black Spot, Cerita Misteri Hutan Keramat di Kota Villefranche
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– Sebuah hutan di kota kecil Villefranche menyimpan misteri yang tidak pernah terpecahkan. Sejak kemunculan Money Heist, Dark, hingga The Woods, popularitas serial televisi berbahasa non-Inggris di Netflix semakin melejit. Tak terkecuali, serial drama supernatural yang berasal dari Perancis-Belgia, Black Spot.
Dirilis pada tahun 2017, Black Spot mengangkat kisah seputar misteri yang tersimpan di sebuah kota fiksi bernama Villefranche dan 50.000 hektar area hutan yang mengitari tempat ini. Sekilas, tidak ada yang istimewa dari Villefranche.
Kota kecil ini memiliki nuansa kekeluargaan yang kental serta lingkungan yang asri. Namun, semua berubah setelah kedatangan Franck Siriani (Laurent Capelluto). Sang pengacara mempertanyakan tingginya jumlah kasus pembunuhan di Villefranche, yang bahkan mencapai 6 kali di atas rata-rata.
Kapten Laurène Weiss (Suliane Brahim) menjadi orang pertama yang memulai investigasi atas kasus kematian di Villefranche. Meski memiliki misi yang sama, ada satu hal yang diketahui Kapten Wess namun tidak dengan Siriani. Warga Villefranche meyakini, penyebab kematian-kematian misterius di kota mereka adalah kekuatan jahat yang bersembunyi di dalam hutan.
Saat putri dari walikota Bertrand Steiner (Samuel Jouy) menghilang tanpa jejak, berbagai spekulasi dan teka-teki kembali menghantui kehidupan mereka. Simak kisah misteri yang bersemayam di kota Villefranche, dalam serial televisi Black Spot yang bisa disaksikan melalui streaming di Netflix.(kompas)
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Kota Banjarbaru20 jam yang laluPemko Banjarbaru Peringkat Pertama Ikada BKN Terbaik se-Kalimantan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
HEADLINE22 jam yang laluJalan Veteran Sungai Lulut Amblas, Pertimbangkan Penutupan Masa Perbaikan
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluBanggar DPRD Palangka Raya Soroti Silpa APBD 2025 Capai Rp60,4 Miliar


