Kota Banjarbaru
Rangka Baja Gedung Induk Mulai Dipasang, Progres Pembangunan Pasar Bauntung Capai 47%
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pembangunan Pasar Bauntung di jalan RO Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan atau eks stadion mini sepak bola menunjukan progres cukup cepat.
Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, hingga awal pekan Juni, progres pembangunan Pasar Bauntung telah berjalan 47 persen. Saat ini pengerjaan yang tengah dilakukan ialah pemasangan kerangka baja pada gedung utama pasar.
“Saat ini sedang melakukan pemasangan rangka baja di gedung induk utama. Kalau selesai, maka dilanjutkan ke pemasangan paving block dan atap gedung,” kata Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Banjarbaru Abdussamad, Selasa (16/6/2020) siang.
Pantauan Kanalkalimantan.com, memang telah berdiri megah puluhan bangunan ruko yang berada di bagaian depan pasar dan terlihat hampir rampung. Begitu juga dengan kios para pedagang yang berada di dalam.
Dijelaskan Samad -sapaan akrabnya, untuk bangunan ruko di bagian depan memang dikatakan hampir rampung. Sebab, pengerjaan ruko ini telah dilakukan lebih dulu dibandingkan bangunan lainnya.

Alat berat crane sedang memasang rangka baja di gedung induk proyek Pasar Bauntung. foto: dinas pupr banjarbaru for kanalkalimantan
Di sisi lain, untuk pengerjaan bangunan yang memakan waktu cukup lama ialah gedung induk Pasar Bauntung. Mengingat bangunan ini sendiri begitu luas dan tinggi, jika diukur dari lantai hingga ke atap.
Menurut Samad, pembangunan Pasar Bauntung menunjukan progres yang cukup baik, mengingat pengerjaan pada pekan lalu hanya ditargetkan mencapai 36 persen. Melebihi target pembangunan, katanya disebabkan para pekerja tidak bisa pulang kampung, karena terkendala pandemi Covid-19 ini.
“Ternyata minggu kemarin sudah mencapai 47 persen. Artinya, melebihi target yang kita tentukan. Ini menunjukan bahwa progres pembangunan Pasar Bauntung sangat baik,” lanjutnya.
Perlu diketahui, nilai kontrak pembangunan Pasar Bauntung yang memiliki luas 1,7 hektare itu dengan nilai Rp 86.283.736.000 (86,2 miliar). Diambil dari APBD Kota Banjarbaru tahun anggaran 2019 dan 2020. Waktu pengerjaannya dilakukan selama 390 hari. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : bie
-
Bisnis2 hari yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
Kriminal Banjarmasin1 hari yang laluCekcok Berakhir Maut di Gang Seroja, Dua Pelaku Diringkus
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
HEADLINE1 hari yang laluPascakebakaran Ujung Murung, Wali Kota Banjarmasin Pastikan Pasar Ditata Ulang
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluBNNK Balangan Tes Urine Para Sopir Angkutan Lebaran, Dua Didapati Positif




