Kabupaten Kapuas
Pencairan BST Bergerombol, Kantor Pos Abaikan Protokol Covid-19
KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Kapuas menuai banyak kritikan dari barbagai pihak. Pasalnya dalam pembagian BT, pihak Kantor Pos diduga mengabaikan protokol Covid-19.
Akibatnya, terjadi kerumunan massa dan tidak memenuhi ketentuan keamanan medis. Alhasil, kegiatan pencairan BST tersebut dipenuhi kerumunan warga penerima.
Kepala Kantor Pos Kapuas Boinie berkilah bahwa semula pembagian BST sudah diatur agar tetap memperhatikan protokol Covid-19. Karena itu telah disiapkan cuci tangan di bagian depan dan disiapkan tempat duduk yang jaraknya sudah diatur.

Kondisi jadi berubah tidak teratur ketika banyaknya warga yang tidak masuk dalam daftar penerima BST ikut datang, hanya sekadar untuk menemani keluarga nama-nama penerima. “Jadi yang tidak dapat juga ikut datang itu yang membuat tidak teratur,” kilahnya.
Dijelaskannya, daftar penerima BST semuanya 81.000 KK, namun dari jumlah itu yang dibagikan pada hari pertama hanya untuk 4 kelurahan di Kabupaten Kapuas.
Sementara itu, ujar Boeni, terjadinya penumpukan dan kerumunan masa, tidak menyangka, bahkan kemarin sudah kita koordinasikan dengan kepala desa di wilayah penerima BST, masyarakat hendaknya tidak bergerombol, tetap jaga jarak. Apalagi yang terdata bakal menerima karena penerima sudah by name by adress.
Kepala Bidang Linmas Nazmianoor MT menegaskan kepada pihak kantor pos Kapuas, meminta agar tidak ada penumpukan kerumunan warga penerima juga keluarga pengantar, dengan terjadinya seperti ini, maka bisa terjadi masalah penambahan dalam kasus Covid-19.
“Kemarin kan terjadi penambahan bahkan ada yang meninggal, kita tidak mau ada penambahan Karena apa yang telah dilakukan pihak Kantor Pos sama sekali tidak mengindahkan imbauan pemerintah pusat maupun daerah. Padahal Pemkab Kapuas telah berupaya dengan susah payah untuk menghindari terjadinya kerumunan massa,” tegas Nazmi.(kanalkalumantan.com/ags)
Editor : Bie
-
HEADLINE3 hari yang laluDilarang! Petugas Dapati Rice Cooker dan Pemanas Air dari Koper Jemaah Kloter BDJ 01
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
HEADLINE20 jam yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluAliansi BEM se Kalsel: MBG Rawan Bocor, Pengawasan Minim
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluAksi Sosial Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Hidupkan Semangat Kartini






