kriminal banjarbaru
Sempat Duel dengan Korban, Aksi Begal ini Akhirnya Dibekuk Warga Jalan Budi Waluyo
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Resmob Polres Banjarbaru meringkus seorang pria diduga begal di jalan Budi Waluyo, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Banjarbaru, Selasa (7/4/2020) malam. Pelaku begal tersebut ialah MR alias Amad (23), warga jalan Tambun Bungai, Kecamatan Selat, Kabupaten, Kapuas, Kalimantan Tengah.
Berawal saat pihak kepolisian mendapati informasi dari masyarakat ihwal terjadinya aksi begal. Tak menunggu lama, pihak kepolisian pun langsung bergegas menuju lokasi kejadian.
Setibanya petugas di lokasi, rupanya tersangka telah diamankan oleh warga sekitar. Menghindari terjadinya aksi massa, petugas langsung membawa pelaku ke Mapolres Banjarbaru.
Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah, menceritakan kronologis aksi begal ini saat pelaku berpura-pura meminta tolong kepada korban untuk diantar ke tempat ibadah (langgar). Lalu, saat berada di tengah jalan yang kondisinya gelap dan sepi, pelaku meminta korbannya untuk menghentikan laju kendaraan.
“Saat itulah pelaku langsung melakukan aksi begalnya dengan cara membanting korbannya ke jalan. Tapi, korban melakukan perlawanan dengan menendang pelaku sampai pelaku terjatuh. Korban lalu berteriak hingga warga sekitar berdatangan dan berhasil mengamankan pelaku,†cerita Kasat Reskrim.
Namun begitu, korban sempat mendapati beberapa kali pukulan dari pelaku. Korban mengalami luka pada bagian tangan dan kepala.
Setelah menjalani interogasi oleh pihak kepolisan, diketahui Amad merupakan residivis kasus pencurian di wilayah Kabupaten Banjar. Amad baru dibebaskan dari balik jeruji besi pada akhir tahun 2019 lalu.

Pelaku MR alias Amad (23) bersama barang bukti di Mapolres Banjarbaru. foto: polres banjarbaru
Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbaghumas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati SAp menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga sekitar yang dengan sigap menolong korban bahkan berhasil mengamankan pelaku begal tersebut.
“Untuk pelaku saat ini kami lakukan proses hukum dan akan kami jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 9 tahun penjara,†tutupnya. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : bie
-
Budaya2 hari yang lalu10 Penulis Terpilih WSFest 2026 Angkat Isu Lingkungan Budaya Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang lalu2.200 Pesepeda Ramaikan HSU Bangkit Bike Fest 2026
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluFASI 2026 HSU Digelar, Mencetak Generasi Berkarakter
-
kampus2 hari yang laluULM Gelar Pemilihan Rektor, Pendaftaran Dibuka Menjaring Bakal Calon
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluPLN UP2B Kalselteng Perkuat Keandalan Kelistrikan Upgrade GI Selat
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas dan Sekda Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng





