Kota Banjarbaru
Antisipasi DBD Meningkat, RSUD Idaman Siapkan 50 Bed Cadangan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memasuki musim hujan ancaman penyakit menular demam berdarah dengue (DBD) mulai mengintai. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Idaman Kota Banjarbaru telah menangani belasan pasien DBD selama dua bulan terakhir yakni Desember 2019 dan Januari 2020.
Kepala Bagian (Kabag) TU RSUD Idaman Kota Banjarbaru Muhammad Firmansyah, mengatakan pada Desember kemarin pihaknya telah menangani 5 pasien yang terserang DBD. Sedangkan, pada Januari 2020 jumlah orang terserang DBD bertambah mencapai 8 pasien.

Kabag TU RSUD Idaman Banjarbaru Muhammad Firmansyah. foto: rico
“Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, memang ada penurunan yang signifikan. Kalau Desember 2018 ada 77 pasien dan Januari 2019 ada 150 pasien. Tapi tetap saja harus diwaspadai karena ini masih musim penghujan,†katanya, Selasa (21/1/2020) siang.
Firman -sapaan akrabnya-, juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memaksimalkan penanganan dan pelayanan terhadap pasien yang terjangkit penyakit DBD. Termasuk menyiapkan ekstra bed untuk antisipasi bila pasien DBD terus bertambah.
“Kalau lonjakan pasien bertambah dan sudah ditetapkan Dinas Kesehatan dalam status Kasus Luar Biasa (KLB), maka kami bisa saja menambah bed cadangan hingga 50 bed. Tapi untuk status KLB kecil kemungkinan ya,†lanjutnya.
Meskipun penanganan kasus DBD di RSUD Idaman Kota Banjarbaru selama dua bulan teralhir mengalami penurunan sifgnifikan, namun nyatanya berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, terjadi lonjakan kasus antara tahun 2018 dan 2019.
Pada 2018 terhimpun 269 kasus DBD dan 2019 kemarin terdapat 355 kasus. Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru Rizana Mirza mengingatkan kepada masyarakat kota Banjarbaru agar selalu menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya.
“Selama musim penghujan ini, jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi wadah bersarang nyamuk,†imbuhnya.
Untuk itu, masyarakat kota Banjarbaru harus aktif melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus yakni menutup, menguras, dan mengubur. Hal itu untuk memberantas perkembangbiakan nyamuk vektor penyebar penyakit demam berdarah.
Untuk tindakan fogging (pengasapan) pada nyamuk pembawa virus DBD adalah salah bentuk pencegahan penularan dan penyebaran DBD tapi dapat berdampak pada kesehatan pernapasan. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluJalan Lingkar Palam – Guntung Manggis Akses Baru Antarwilayah di Ibu Kota Kalsel
-
Kabupaten Banjar9 jam yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluFasilitas Publik Dirusak, Satpol PP Kabupaten Banjar Berhasil Amankan Terduga Pelaku
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTanggapan Bupati HSU Terkait Raperda Perubahan APBD 2026
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPengurus Kormi Kapuas 2025-2030 Dikukuhkan, Wabup Dodo Dipercaya sebagai Ketua
-
HEADLINE15 jam yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai




