Kota Banjarbaru
Lalu Lintas Terhambat Akibat Banjir Cempaka, Warga Setempat Ikut Atur Lalin Kendaraan
BANJARBARU, Banjir yang merendam ratusan rumah di Kelurahan Cempaka jalan H M Cokrokusumo membuat kendaraan roda 2 maupun roda 4 di lalu lintas kendaraan menumpuk. Menurut Iman, salah satu warga di Cempaka, keadaan lalu lintas hingga saat ini masih padat.
“Sampai saat ini lumayan lancar, walaupun bergantian (kendaraan) lewat,” tambahnya.
Ia mengatakan, intensitas air yang menggenang ratusan rumah terlihat perlahan sudah menurun. “Puncaknya sekitar jam 12 siang tadi, tapi ini sudah sedikit menurun,” katanya. Belum diketahui sejauh ini berapa total rumah yang terkena dampak banjir. Namun hingga saat ini, pihak-pihak seperti BPBD, TNI, Polisi, FPI, Brimob, Emergency dan beberapa Instansi lainnya masih berada di lokasi kejadian.
Banjir yang disebabkan oleh air sungai yang meluap ini membuat sejumlah warga setempat ikut mengamankan jalur lalu lintas umum. Sementara itu, penghuni rumah yang terkena dampak banjir harus di evakuasi di beberapa posko yang sudah disediakan. Sebelumnya, meluapnya air Sungai Basung dan tingginya curah hujan mengakibatkan kawasan Cempaka, tepatnya Kelurahan Sungai Tiung dan Cempaka terendam. Warga Cempaka dan sekitarnya terpaksa menutup ruas jalan, agar para pengguna jalan tak melintasi jalanan yang telah terendam banjir. Beberapa petugas kepolisian dan relawan pun mengarahkan para pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif.

Saat itu, ketinggian air bahkan hingga mencapai 1 meter. “Air sangat deras hingga banyak warga yang harus dievakuasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,†kata Mujib, salah seorang warag di lokasi. Banjir di Cempaka juga menjadi perhatian Walikota Nadjmi Adhani. Ia mengakui tingginya curah hujan sejak malam hingga subuh hari, menyebabkan luapan air dari pegunungan menuju ke kawasan pemukiman warga di Cempaka.
“Puncaknya pada pukul 06.00 pagi tadi. Hujan semalaman di kawasan itu, membuat air dari atas turun ke bawah. Memang, debit air Sungai Kemuning sempat naik, tapi sudah turun sejak pagi. Yang meluap itu dari Sungai Basung Cempaka. Namun sudah turun juga,†kata Nadjmi. Ia menegaskan Pemkot Banjarbaru sudah berupaya maksimal dengan menjalankan program normalisasi sungai serta membangun enam embung yang terbukti mampu menampung air serta menurunkan debit air.(Riki)
Editor : Cell
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Melantik 6 Pejabat, Ini Nama dan Posisinya
-
HEADLINE2 hari yang laluPemerintah Beri Sinyal Rekrutmen CPNS 2026
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluPeduli Sosial PPM Kalsel Bagikan Takjil Gratis
-
Bisnis1 hari yang laluDaging Sapi dan Bawang Merah di Banjarmasin Alami Lonjakan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluPolres HSU Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Kondusif
-
Bisnis1 hari yang laluHarga Telur Ayam di Banjarmasin Tembus Rp30.000




