IPTEK
Mengapa Cuaca Pengaruhi Penerimaan Sinyal Ponsel? Ini Penjelasannya
Soal komunikasi saat Banjir Jakarta 2020, apakah penerimaan sinyal ponsel Anda mengalami kesulitan sehingga tersendat? Ada penjelasan ilmiah soal kondisi hujan atau badai, utamanya soal penurunan penerimaan sinyal ponsel. Ringkasnya, cuaca berpengaruh pada kualitas penerimaan ponsel. Lantas, mengapa hal itu bisa terjadi?
Menurut laporan Weboost yang dilansir pada Kamis (2/1), sebagaimana dilansir suara.com, cuaca mampu mempengaruhi kualitas sinyal ponsel, begitu juga dengan peralihan sebuah musim. Misalnya, dari musim dingin ke musim semi untuk wilayah subtropis, dan pergantian musim panas ke hujan untuk negara tropis. Disebut terakhir ini, Indonesia termasuk salah satunya. Yaitu berada di negara tropis, dengan kondisi alam secara umum di bulan-bulan menjelang akhir sampai awal tahun mengalami musim hujan.
Secara teknis, cuaca mempengaruhi penerimaan sinyal ponsel karena cuaca mampu mempengaruhi sinyal radio terestrial. Seperti yang sudah diketahui, lalu lintas jaringan seluler dilakukan pada gelombang radio.
Khusus untuk musim hujan seperti sekarang ini, curah air yang besar mampu menghambat gelombang radio pada frekuensi yang digunakan oleh jaringan seluler. Tak di musim hujan pun, uap air yang terangkat ke udara saat musim salju, kabut, awan, bahkan hari yang cerah dengan kelembapan tinggi mampu mengurangi penerimaan sinyal jaringan seluler.
Impedansi sinyal ini terjadi karena air menghantarkan listrik, yang memungkinkan uap air di atmosfer memantulkan atau membiaskan gelombang radio. (suara)
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluKrisis Air Pemadaman Karhutla di Kalsel, Pemerintah Siapkan Sumur Bor
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu11 Perusahaan di Kalsel Terindikasi Terkait Karhutla
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker
-
HEADLINE22 jam yang laluEl Nino Sebabkan Situasi Hidrologis Kalsel Semakin Menurun
-
Kalimantan Timur3 hari yang laluKarhutla di Kaltim Meluas, 752 Hektare Terbakar dalam Sebulan




