Kanal
Hj Enung: Pengelolaan Dana Desa Harus Tepat bagi Masyarakat
BUNTOK, Kucuran dana yang diberikan di desa hendaknya dapat dikelola dengan baik oleh kepala desa dan perangkatnya. Pasalnya, dana tersebut memang diperuntukkan dan dikelola bagi pembangunan dan kemajuan desa masing-masing.
Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barsel Hj Enung Irawati mengatakan, dana yang besar tersebut mampu mengakomodir hal-hal yang bahkan tidak teranggarkan oleh daerah.
“Jadi dana desa yang besar itu tentunya bisa digunakan untuk mengakomodir kegiatan yang belum dianggarkan oleh daerah,†kata Enung kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (30/11).
Ia berharap dana desa itu bisa digunakan demi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan desa. Terlebih lagi dengan adanya dana desa ini bisa membawa dampak positif bagi kepentingan masyarakat.
“Kalau tidak dioptimalkan untuk pembangunan desa masing-masing, jelas sangat disayangkan. Alangkah baiknya lagi kalau dana desa ini bisa digunakan untuk peningkatan sarana umum,†pinta Enung.
Di samping menuntut pengelolaan yang baik terhadap dana desa tersebut, politisi PKB ini juga meminta, pemerintah daerah terus meningkatkan pengetahuan kompetensi aparatur desa. Sehubungan dengan pengelolaan anggaran desa yang dimaksud.
“Dalam penyaluran dan penggunaannya, dana desa perlu pengawasan dan pengawalan, supaya dalam realisasi berjalan sesuai aturan,†pungkas Enung. (digdo)
Reporter: Digdo
Editor : Bie
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker
-
Kalimantan Timur2 hari yang laluKarhutla di Kaltim Meluas, 752 Hektare Terbakar dalam Sebulan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluTransformasi “SI PESAN PENA” HSU, Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Desa




