Bisnis
Di Banjarmasin Gas 3 Kg Dijual Pengecer 40 Ribu Pun Laku!
BANJARMASIN, Harga LPG (Liquefied Petroleum Gas) bersubsidi 3 Kg eceran melambung jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). Bahkan, harganya hampir dua kali lipat dari HET di agen pangkalan resmi sebesar Rp17.500.
Penelusuran Kanalkalimantan.com yang menemui seorang penjual gas eceran, M Hasim, di jalan Simpang Anem Banjarmasin, Rabu (28/8) siang. Pria paruh baya ini menuturkan, setiap dirinya ingin membeli gas tabung 3 Kg di pangkalan, selalu tidak kebagian. “Sehingga, saya belinya di warung (pinggir jalan),†ucapnya.
Lalu dari mana tabung gas hijau yang ia peroleh untuk dijual di warungnya? “(Biasanya ada) orang yang mengantar. Kalau (dijual) Rp30 ribu saya beli, kemudian saya jual seharga Rp32 ribu,†ucapnya. Hasim mengaku, satu tabung si melon yang dijual saat ini, dibeli sebesar Rp35 ribu, dan kemudian dijual kembali sebesar Rp37 ribu.
“Jangankan Rp37 ribu, Rp40 ribu pun ada yang beli. Yang penting asal ada saja, supaya orang beli jadi mudah. Saya bisa saja menjual Rp40 ribu, cuma saya patok Rp37 ribu. Kasihan masyarakat,†tutup Hasim sambil menunjuk 3 buah tabung melon yang tersisa di warungnya.
Penjual tabung gas 3 Kg lainnya di jalan Perdagangan Banjarmasin, saat ditemui, sang penjual bernama Kaspul menuturkan, gas 3 Kg di warung dibanderol sebesar Rp30 ribu. “Saya membelinya sebesar Rp25 ribu. Ada saja masyarakat yang membeli,†ujar Kaspul.
Setali tiga uang, Kaspul memperoleh tabung gas bersubsidi khusus warga miskin dari seseorang yang mengantar.  “Biasa diantar 4-5 biji. Kalau habis ya tidak berjualan,†tambah Kaspul. Di warungnya sendiri, saat ditemui Kanalkalimantan.com, Rabu (28/8) sore, masih terdapat 4 biji tabung 3 Kg.
Kendati demikian, masih ada masyarakat yang membeli tabung melon di warungnya. “Ada yang beli satu biji hari ini,†tutup Kaspul.
Di lain titik, Kanakalimantan.com berhasil menemui penjual tabung gas 3 Kg eceran lainnya, yakni Norlina. Wanita yang biasa berjualan di Jalan HKSN Banjarmasin menuturkan, gas bertabung hijau yang ia jual dibanderol sebesar Rp33 ribu. “Kalau beli sebesar Rp30 ribu,†ucapnya sambil menunjuk 2 tabung 3 Kg yang tersisa di warungnya.
Norlina mengakui, orang yang mengantarkan tabung 3 Kg ke warungnya berbeda-beda. Namun sayangnya, dirinya tidak mengetahui dari mana asal tabungnya. Selain itu, dirinya juga tidak pernah membeli tabung gas 3 Kg dari pangkalan, bahkan untuk keperluan rumah tangga sendiri. “Kondisi saya hamil dan suami bekerja,†timpalnya.
Untuk keperluan memasak, tak jarang Norlina mengambil stok tabung melon 3 kg yang ia jajakan di warung. “Kalau habis buat (keperluan) rumah, saya ambil (tabung) yang untuk dijual buat keperluan diri,†tutup Norlina. (fikri)
Editor : Bie
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Melantik 6 Pejabat, Ini Nama dan Posisinya
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluWabup Banjar Tutup Gelaran Pasar Murah Ramadan 1447 H
-
HEADLINE2 hari yang laluPemerintah Beri Sinyal Rekrutmen CPNS 2026
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluRapat Paripurna di DPRD Banjar, Bupati Bacakan LKPJ Tahun 2025
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluPeduli Sosial PPM Kalsel Bagikan Takjil Gratis
-
Bisnis1 hari yang laluDaging Sapi dan Bawang Merah di Banjarmasin Alami Lonjakan




