Kota Banjarmasin
Para Juragan Kelotok Bersatu, Dermaga yang Sempat Tutup Akan Kembali Beroperasi
BANJARMASIN, Juragan kelotok kawasan Siring Menara Pandang Kota Banjarmasin bersepakat untuk bergabung dengan koperasi yang dikelola juragan kelotok kawasan Patung Bekantan. Kesepakatan tercapai setelah Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyarankan kedua pihak untuk bergabung karena hal ini menyangkut dengan klotok dan pariwisata di Kota Banjarmasin.
“Upaya pembinaan yang dilakukan oleh Pemko Banjarmasin ini karena ini terkait dengan kelotok dan juga wisata sebaiknya bergabung saja, dengan berbagai macam perdebatan tadi akhirnya oke mereka semua mau bergabung dan siang ini mereka akan berkumpul di Menara pandang mensosialisasikan terus dilakukan pembinaan oleh Dinas Koperasi,†ujarnya kepada para juragan kelotok.
Para juragan ini menemui Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, untuk menyampaikan aspirasi berkaitan dengan pembinaan keanggotaan koperasi, di Rumah Dinas Walikota, Jalan Dharma Praja Km 5, Banjarmasin, Rabu (21/8) kemarin.
Dengan bersatunya 80 kelotok dari kedua pihak tersebut sebagai anggota, Ibnu Sina juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan dibuka kembali dermaga yang beberapa waktu lalu sempat berhenti beroperasi. “Kemudian kami berharap dengan bersatunya mereka ini sebagai anggota, kalau mau dibenahi di dalam silakan dilakukan, kemudian ketika mereka ini mau bergabung, dari Dinas Perhubungan sudah berjanji setelah mereka mau bergabung segera dibuka dermaganya dan akan beroperasi lagi,†katanya.
Dalam waktu dekat, Dinas Koperasi Kota Banjarmasin mengajak para juragan kelotok Siring Menara Pandang dan Patung Bekantan untuk melakukan sosialisasi berkaitan dengan keanggotaan koperasi.Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Alhaq, Kabid Pariwisata Khuzaimi, dan Plh Dinas Koperasi Norbiansyah.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin menutup paksa dermaga wisata susur sungai di Siring Menara Pandang, Jalan Pierre Tendean, Kota Banjarmasin pada Senin, (19/8) lalu. Dishub bersikap tegas setelah motoris kelotok wisata enggan bergabung ke Koperasi Maju Karya Bersama.
Menurut Kepala Dishub Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik, penutupan ini buntut dicabutnya tujuh macam surat izin pelayaran yang mesti dikantongi motoris kelotok wisata. Petugas Dishub Banjarmasin melakukan pemagaran agar tidak ada lagi aktifitas wisata susur sungai di dermaga itu.(mario)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Bisnis1 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
Budaya2 hari yang laluPerhelatan Tari Taman Budaya Kalsel Sambut Hari Tari Dunia 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
Bisnis2 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Serahkan Dividen untuk Pemkab Banjar






