Kanal
Syarat Masuk Sekolah, Dukcapil Barsel Mencatat Ada 1.407 Pemohon KIA
BUNTOK, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Barito Selatan (Barsel) telah mendaftarkan Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 1.407 anak, sampai pada Selasa (11/6).
Kepala Disdukcapil Barsel melalui Kabid Pendaftaran Penduduk, Misnawaty N Lambung mengatakan, karena adanya persyaratan pendaftaran sekolah dari TK hingga SMP harus menggunakan KIA, pihaknya hingga saat ini sudah menerima 1.407 permohonan KIA yang masuk.
“Jadi hingga sampai siang ini yang masuk data permohonan sudah 1407 dan yang sudah bisa dicetak hingga siang ini baru 1075,†kata Misnawaty kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (11/6).
Ia mengatakan, maraknya permohanan KIA ini rata-rata dari pihak orang tua yang ingin mendaftar masuk sekolah baik dari TK hingga SMP dan untuk pemohon pada tingkat tersebut lebih diutamakan saat ini.
“Karena jadi untuk persyaratan masuk sekolah, makanya kita lebih mengutamkan untuk permohonan anak-anak yang ingin mendaftar sekolah tersebut,†ucap Misnawaty.
Lebih lanjut olehnya pihaknya untuk tahun 2019 ini telah mengadakan 6.000 keping untuk tanda KIA. Kalaupun habis pihak Disdukcapil Barsel telah antisifasi terlebih dahulu dengan mengusulkan lagi tambahan sebagai persediaan atau stok terlebih dahulu.
“Jadi 6.000 keping, sudah kita siapkan. Sementara hingga siang ini sudah terpakai 1.075 keping yang sudah dicetak KIA tersebut,†ujar Misnawaty.
Ditambahkan olehnya bahwa sementara prioritas utama dalam pencetakan KIA ini bertuju kepada para pendaftar sekolah dari TK hingga SMP. Adapun persyaratannya foto copy KTP orang tua suami istri, kartu kerluarga, akta kelahiran dan foto pemohon berwarna ukuran 4×6.
“Jadi prioritas kita saat ini untuk pendaftar sekolah akan lebih diutamakan, asal melengkapi berkas permohonan akan segera diproses,†pungkas Misnawaty. (digdo)
Editor : Bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
HEADLINE1 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
-
kampus1 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik





