Kota Banjarbaru
DPRD dan Polres Banjarbaru Dukung Pembenahan Kawasan Kumuh
BANJARBARU, DPRD Banjarbaru dan Polres Banjarbaru berkomitmen untuk mendukung pembenahan kawasan kumuh. Hal ini ditegaskan Ketua DPRD H Iwansyah, bahwa pihaknya sangat mendukung salah satu program pemerintah yakni pembenahan kawasan kota kumuh.
Ia mengungkapkan, salah satu dukungan yaitu dengan membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang kota kumuh yang merupakan Perda inisiatif dewan. “Dukungan diberikan dari wakil rakyat pada pembenahan kota kumuh yakni dengan keluarnya Perda tentang kawasan kota, sehingga bisa dijadikan sebagai dasar hukum bagi Pemko Banjarbaruvdalam melakukan pembangunan” ujarnya menghadiri peresmian Infrastruktur Pemukiman Kumuh Kawasan Sungai Kemuning sebagai Fasilitas Publik, Kamis (21/2).
Bentuk dukungan lain juga diberikan oleh Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya. Dalam hal ini bentuk dukungan yang diberikan pihak Kepolisian yaitu menciptakan rasa aman bagi masyarakat saat berada di kawasan Sungai Kemuning yang telah disulap menjadi kawasan wisata.
Selain melakukan pengawasan langsung oleh pihaknya, Kapolres Banjarbaru juga meminta masyarakat juga ikut berperan serta untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan Kampung Kemuning. Ia menghimbau masyarakat jika ada hal-hal yang bisa menciptakan suasana tidak nyaman seperti gangguan Kamtibmas, maka warga bisa melaporkannyan melalui aplikasi Siharat.
“Tak hanya melakukan pengawasan terhadap gangguan Kamtibmas, Polres Banjarbaru juga tengah melakukan aksi bersih-bersih kota. Kita akan terus berikan dukungan untik kenyamanan dan keamanan kota Banjarbaru,” ujarnya.
Seperti yang diketahui, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani akhirnya meresmikan Infrastruktur Pemukiman Kumuh Kawasan Sungai Kemuning sebagai fasilitas publik, Kamis (21/2). Kegiatan Penanganan Permukiman Kumuh Kota Banjarbaru, kawasan kumuh di Banjarbaru sudah jauh berkurang, dari tahun 2016 sampai 2018 mencapai lebih dari 500 hektare. Hal ini membuat kawasan kumuh di Banjarbaru hanya tersisa 87,45 hektare saja.
Bahkan menurut Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalsel, Muhammad Rizat Abidin yang turut hadir mewakili Dirjen Cipta Karya menyebutkan pembenahan kawasan kumuh di Sepanjang Sungai Kemuning adalah yang terpanjang di Indonesia karena panjang kawasan yang dibenahi lebih dari 3 kilometer. Ia juga menngukapkan saat ini pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR akan terus menggelontorkan dana untuk menggenjot pembangunan di Kota Banjarbaru khususnya pada program kota tanpa kumuh atau “Kotaku”.
“Jika sebelumnya dana dari Pemerintah Pusat terfokus pada Sungai Kemuning, pada tahun berikutnya dana pembangunan akan difokuskan ke daerah Kecamatan Cempaka yang saat ini memiliki kawasan kumuh yang cukup luas,” ujarnya. (rico)
Editor:Cell
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSelawat Bergema di Alun-alun Ratu Zalecha, Al-Habib Ali Zainal Abidin Pimpin Banjar Berselawat
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluHari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPemko Banjarbaru Peringkat 1 Indeks Kualitas Data BKN Regional VIII
-
HEADLINE3 hari yang laluTemuan 100 Motor ‘Peminum’ BBM Operasi di SPBU-SPBU Wilayah HSU
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluKH Hasanuddin Pimpin Salat Hajat Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Banjar
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluBerbagai Lomba di Dinas PUPR Kalsel Meriahkan HUT Ke-81 RI dan Hari Jadi Ke-76 Kalsel





