Kabupaten Banjar
Pelayanan Kurang Prima, Disdukcapil Banjar Paksa Masyarakat Hujan-hujanan
MARTAPURA, Masyarakat mengeluhkan fasilitas pelayanan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar. Sebab jika terjadi hujan, warga yang sedang mengurus surat kependudukan tidak jarang harus rela basah-basahan kena rembesan derasnya air hujan di salah satu ruang tunggu.
Dari pantauan Kanalkalimantan.com, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Banjar pada Senin (12/11) membuat masyarakat yang sedang berurusan di kantor Disdukcapil Banjar kalang kabut. Terbatasnya ruangan yang disediakan tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang datang setiap harinya.
Gatot contohnya, salah satu warga Desa Baru Kecamatan Karang Intan yang sedang melakukan perekaman KTP dengan kondisi basah kuyup terkena rembesan air dari dinding ruangan. Ia mengatakan, ruang tunggu yang ada tidak cukup luas dan teduh untuk berlindung dari hujan, sehingga terpaksa membuatnya rela basah-basahan.
“Kantor yang menyediakan pelayanan pada masyarakat ini harusnya cukup bagus dan nyaman bagi siapa saja yang datang dan berurusan, pas hujan kami bingung mau berteduh diluar tidak ada fasilitas dan tempat duduk, terpaksa harus begini,†akunya.
Menyikapi hal ini, Kepala Disdukcapil Azwar mengakui kondisi kantornya yang masih banyak kekurangan dan tidak dapat memberikan pelayanan maksimal.
“Memang kita akui kondisi kantor itu khususnya tempat perekaman seperti itu, memanfaatkan ruangan diluar mengingat ruangan didalam sudah penuh sekali, dengan kondisi hujan seperti ini tentunya mengganggu pelayanan karena bisa rembes,†ujarnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, semester kedua ini Azwar mengaku sudah menganggarkan memperbaiki berbagai fasilitas. Mulai mengatapi ruangan perekaman yang berada diluar kantor tersebut dengan baja ringan. “Solusi dari hal tersebut kita sudah menganggarkan untuk dibuatkan atap dengan bahan baja ringan dan kursi untuk duduk pengunjung, insyaallah minggu-minggu ini kita kerjakan, sehingga dengan kondisi hujan dan panas tidak menggangu pelayanan kepada masyarakat,†akunya.
Terlepas dari banyaknya keluhan masyarakat tentang fasilitas yang disediakan dan pelayanan, Azwar meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Ia berharap apa yang terjadi bisa membuat pihaknya bisa lebih baik lagi untuk melayani. “Atas kejadian seperti ini, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarkat, dan semoga bisa menjadikan kami motifasi untuk kami benahi dan menjadikan lebih baik lagi,†pungkasnya. (rendy)
Editor : Chell
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu112 ASN Tempati Posisi Baru, Ini Tiga Kadis yang Ikut Dilantik
-
HEADLINE1 hari yang laluTHR ASN Sudah Cair Rp3,12 Triliun, Target Rampung Pekan Depan
-
HEADLINE2 hari yang laluSudah Kaya dan Terkenal, Kenapa “Rakus” Pejabat Tak Ada Obatnya?
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Jajaki Kerjasama Program Digital Talent Academy
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluPelabuhan Mekar Putih Diusulkan Masuk Sistem Pelabuhan Nasional
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluPemprov Kalteng Salurkan Seragam Gratis ke 60.000 Pelajar



