Kabupaten Banjar
Jalan Longsor Desa Murung Kenanga Masih Merana
MARTAPURA, Kondirsi jalan yang ambruk di Desa Murung Kenanga, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar semakin parah. Namun hingga kini, belum ada penanganan serius yang dilakukan pihak terkait.
Menyikapi kondisi ini, Wakil Ketua Komisi 3 Rozani Himmawan memantau langsung ke lapangan, kerusakan jalan tersebut pada Senin (15/10). Kondisi jalan paving block yang tepatnya berada di sepanjangan RT 6/ RW 3 di Desa Murung Kenanga tersebut, ambruk sedalam 1,5 meter dengan lebar setengah badan jalan yaitu sekitar 2 meter. Kondisi tersebut diduga akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut beberapa pekan yang lalu.
Dari pantauan Kanalkalimantan.com, jalan ambruk tersebut tidak hanya terjadi di dalam satu titik saja. Melainkan ada tiga titik jalan ambruk. Sementara sisanya juga terlihat dengan keadaan retak yang memungkinkan dalam waktu dekat bisa saja akan terjadi ambruk lagi akibat hujan yang sewaktu-waktu mengguyur jalan tersebut.
Jalan yang juga merupakan akses jalan satu satunya itu juga merupakan jalan utama warga untuk melintas. Baik bersekolah maupun berpergian keluar rumah. Wakil Ketua Komisi 3, Rozanie Himmawan yang sepulangnya dari sidang paripurna saat mencek kodisi jalan mengatakan sangat khawatir karena bisa membahayakan warga yang melintas.

“Tadi sekilas kita sudah ada komunikasi dan melaporkan kejadian tersebut dengan Kepala Dinas PUPR Provinsi. Menanyakan perihal ini, yang mana perlu diketahui pengerjaan proyek ini sebelumnya dikerjakan oleh satuan kerja, dan ada wacana dari provinsi untuk meninjau tempat ini dalam waktu dekat,†ujarnya.
Orang yang akrab disapa Haji Jani ini juga berkomentar, apabila jalan tersebut hanya dilakukan penambalan maka dikhawatirkan akan terjadi lagi longsoran susulan. Atas dasar tersebut dirinya atas nama komisi III akan secepatnya berkomunikasi dengan PUPR Kabupaten Banjar guna memantau perkembangan dengan PUPR Provinsi.
“Ini adalah tempat jalur utama masyarakat, jadi kalo ini runtuh maka harus cepat ditanggulangi, karena kasian masyarakat ada yang anak-anaknya sekolah dan untuk bekerja keselamatannya akan terancam,†jelas Haji Jani. (rendy)
Editor: Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluDilarang! Petugas Dapati Rice Cooker dan Pemanas Air dari Koper Jemaah Kloter BDJ 01
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
HEADLINE1 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluLomba Balogo dan Badaku di Lapangan Pahlawan Amuntai
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluAksi Sosial Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Hidupkan Semangat Kartini






