Connect with us

Kabupaten Kapuas

Musda Penetapan Pengurus DPC ABPEDNAS Kabupaten Kapuas

Diterbitkan

pada

Wakil Bupati Kapuas Dodo membuka secara Musyawarah Daerah (Musda) Penetapan Pengurus DPC ABPEDNAS Kabupaten Kapuas di aula Tingang Menteng kantor Bupati Kapuas, Senin (31/8/2026) siang. Foto: ags

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Dodo membuka secara Musyawarah Daerah (Musda) Penetapan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Kapuas di aula Tingang Menteng kantor Bupati Kapuas, Senin (31/8/2026) siang.

Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan, keberadaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bukan hanya merupakan bagian dari struktur pemerintahan desa, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa.

Menurutnya, BPD memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, transparan, partisipatif, berpihak kepada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan wadah komunikasi bagi para anggota BPD dinilai sangat penting.

“Saya memberikan penghargaan dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas keberadaan Forum Komunikasi BPD Kabupaten Kapuas yang selama ini telah menjadi wadah bagi para anggota BPD se Kabupaten Kapuas. Forum ini telah menjadi ruang untuk membangun komunikasi, bertukar pengalaman, menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat kebersamaan di antara para anggota BPD,” ujar Wabup Dodo.

Baca juga: Asap Pekat Selimuti Sampit, 1.460 Hektare Lahan Terbakar

Dia menyadari bahwa dalam menjalankan tugas dan fungsinya, BPD menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Kondisi dan karakteristik setiap desa berbeda, demikian pula dengan persoalan yang dihadapi masing-masing desa. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarsesama BPD menjadi sangat penting agar berbagai persoalan yang muncul dapat didiskusikan dan dicarikan solusi bersama.

“Apa yang telah dilakukan oleh Forum Komunikasi BPD Kabupaten Kapuas selama ini patut kita apresiasi dan lanjutkan dalam bentuk organisasi yang lebih kuat serta memiliki jaringan yang lebih luas,” katanya.

Wabup Dodo menyampaikan terima kasih kepada Forum Komunikasi BPD Kabupaten Kapuas yang telah bersedia bertransformasi menjadi bagian dari ABPEDNAS. Menurutnya, transformasi tersebut bukan sekadar perubahan nama organisasi, tetapi merupakan langkah untuk memperkuat kelembagaan, memperluas jaringan komunikasi dan meningkatkan kapasitas anggota BPD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Baca juga: Bupati Kapuas Melantik 9 Penjabat Kades dan 10 Anggota BPD Antarwaktu

“Dengan bergabung ke dalam ABPEDNAS, saya berharap para anggota BPD di Kabupaten Kapuas dapat semakin memiliki ruang untuk belajar, berkomunikasi, menyampaikan aspirasi, serta membangun jaringan dengan BPD di tingkat regional maupun nasional,” tuturnya.

Mantan Camat Pasak Talawang itu menegaskan, organisasi tersebut harus tetap berorientasi pada tujuan utama, yakni memperkuat organisasi dan kapasitas BPD serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa dan masyarakat Kabupaten Kapuas.

“Jangan sampai organisasi hanya menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi. Saya berharap DPC ABPEDNAS Kabupaten Kapuas yang nantinya terbentuk dapat menjadi organisasi yang solid, profesional, demokratis, mandiri dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Baca juga: Nirempati Kala Bencana, Netizen: “Krisis Karhutla Melanda, Istri Pejabat Asyik Pesta”

Pemerintah Kabupaten Kapuas memiliki komitmen untuk terus membangun hubungan kemitraan yang baik dengan BPD. Pemerintah daerah berharap BPD dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Apabila terdapat persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, mari kita duduk bersama. Apabila ada aspirasi masyarakat yang perlu diperjuangkan, mari kita komunikasikan bersama. Dan apabila ada program pembangunan yang perlu dikawal, mari kita kawal bersama-sama,” ajaknya.

Wabup meyakini, pemerintahan yang kuat bukanlah pemerintahan yang berjalan sendiri, melainkan pemerintahan yang mampu membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Jaga integritas, jaga komunikasi, jaga keharmonisan dengan pemerintah desa dan yang tidak kalah penting, jaga kepercayaan masyarakat,” pesannya. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca