OPINI
Refleksi Kemerdekaan RI, FDM HSU: Harus Dipertahankan dengan Demokrasi Berintegritas Berpihak Rakyat
KANALKALIMANTAM.COM, AMUNTAI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak boleh sekadar berisi seremoni dan perayaan.
Bagi para pejuang demokrasi, momen ini harus menjadi ruang refleksi sekaligus evaluasi mendalam terhadap perjalanan demokrasi bangsa.
Dewan Penasihat Forum Demokrasi Milenial (FDM) Hulu Sungai Utara, Khumaidi Arifin menegaskan kemerdekaan dan demokrasi merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Kemerdekaan menjamin hak warga negara untuk bersuara, menentukan pilihan, berkumpul, berserikat, dan ikut menentukan arah masa depan bangsa.
Baca juga : 33 Tim Ikuti Festival Mini Soccer Antar-SKPD dan BUMD di Kabupaten Banjar
Bagi pejuang demokrasi, HUT ke-81 RI bukan hanya mengenang jasa pahlawan, tapi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan perjuangan menjaga demokrasi.
Perjuangan masa kini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan menghadapi tantangan yang lebih kompleks: apatisme politik, politik uang, disinformasi/hoaks, intoleransi, polarisasi, hingga penyalahgunaan kekuasaan yang berpotensi merusak tatanan demokrasi. Oleh karena itu, menjadi pejuang demokrasi berarti berani menyuarakan kebenaran, menghormati perbedaan, menjaga persatuan, serta mengawal demokrasi dan pemilu agar jujur, adil, dan berintegritas.
Demokrasi Bukan Sekadar Pesta Pemilu Lima Tahunan
Demokrasi tidak boleh dipersempit hanya sebagai agenda pemilu berkala. Demokrasi harus hadir dalam keseharian melalui kebebasan bertanggung jawab, keterbukaan, keadilan, kesetaraan, penghormatan perbedaan, serta keberanian menyampaikan kritik.
Baca juga : Pemkab HSU Bagikan Masker, Bupati Sahrujani: Jaga Kesehatan
“Demokrasi bukan sekadar pergantian kekuasaan. Demokrasi harus memastikan suara, hak, dan kepentingan rakyat benar-benar dihormati,” tegasnya.
Di tengah derasnya arus informasi, tantangan makin berat: hoaks, ujaran kebencian, dan rendahnya literasi demokrasi. Kebebasan berpendapat harus berjalan beriringan dengan etika dan tanggung jawab, menjauhi fitnah serta provokasi.
Demokrasi Menuntut Pengawalan Terus-Menerus
Tugas pejuang demokrasi tidak selesai usai pesta demokrasi. Pengawalan terhadap kekuasaan dan kebijakan publik harus berlangsung konsisten, kritis namun konstruktif. Perbedaan pilihan politik tidak boleh berubah menjadi permusuhan, melainkan harus memperkuat persaudaraan kebangsaan.
Baca juga : Reses Anggota DPRD Dapil II, Warga Menteng Minta Perbaikan Drainase
“Jangan biarkan perbedaan memutus hubungan persaudaraan. Demokrasi seharusnya menyatukan, bukan memecah belah,” katanya.
Generasi Muda Sebagai Pelaku, Bukan Objek
Dalam refleksi ini, Khumaidi menyoroti peran vital generasi muda. Mereka harus ditempatkan sebagai subjek demokrasi yang aktif berpikir kritis, berorganisasi, dan terlibat dalam pengambilan keputusan – bukan sekadar sasaran mobilisasi politik. Perjuangan masa kini adalah melawan ketidakadilan, korupsi, diskriminasi, serta segala bentuk pelemahan demokrasi.
Baca juga : Pemko Raih Dua Penghargaan dari Kemenkum RI
Evaluasi Krusial: Demokrasi untuk Siapa?
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh elemen bertanya pada diri sendiri: “Apakah demokrasi hari ini makin mendekatkan rakyat pada cita-cita kemerdekaan atau justru menjauh?”
Pertanyaan ini penting agar demokrasi tidak kehilangan jiwanya. Di usia 81 tahun kemerdekaan, komitmen baru diperlukan untuk merdeka berpikir, berani bersuara, dan menjaga demokrasi yang berkeadilan.
“Kemerdekaan adalah warisan pahlawan. Demokrasi adalah amanah penerus. Mari isi kemerdekaan dengan demokrasi yang sehat, inklusif, dan berpihak pada rakyat,”
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Merdeka! Demokrasi Kuat, Rakyat Berdaulat, Indonesia Hebat. (Kanalkalimantan.com/kk)
-
HEADLINE2 hari yang laluBMKG : Cuaca Kalsel Cerah, Suhu Capai 36 Derajat Celsius
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang lalu53 Personel PUPR Kalsel Dikerahkan Cegah Karhutla di Hutan Lindung
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluRaperda Perubahan APBD 2026 Rp3,14 T, Bupati Banjar Sampaikan di Rapat Paripurna DPRD
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Pengunjung 1,2 Juta
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Banjarbaru: Perjuangan Veteran Dilanjutkan dengan Semangat Membangun
-
Kabupaten Kapuas22 jam yang laluIni Daftar Nama 106 Pejabat Pemkab Kapuas yang Baru Dilantik




