Connect with us

Kabupaten Kapuas

Tim KPK Monitoring dan Evaluasi Program Cetak Sawah 2026 di Kapuas 

Diterbitkan

pada

Tim KPK RI didampingi Dinas PUPR Kabupaten Kapuas melakukan monitoring dan evaluasi program cetak sawah tahun 2026 di Kabupaten Kapuas, Kamis (9/7/2026) siang. Foto: ags

KANALKALIMANTAN.COM,.KUALA KAPUAS – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) program cetak sawah tahun 2026 di Kabupaten Kapuas, Kamis (9/7/2026) siang.

Dalam kegiatan tersebut, Tim KPK RI turut didampingi perwakilan Kementerian Pertanian RI dan Balai Pertanian Banjarbaru. Program cetak sawah di Kabupaten Kapuas tahun 2026 memiliki luas mencapai 9.100 hektare yang tersebar pada 10 kecamatan dan 39 desa kelurahan.

Baca juga : Peyusunan Naskah Akademik Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, H Hargatin, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Cetak Sawah Kabupaten Kapuas, mengatakan pihaknya mendampingi Tim KPK melakukan monitoring dan evaluasi lapangan pada lokasi cetak sawah di Kecamatan Dadahup dan Kecamatan Selat.

“Tim KPK turun langsung ke lapangan untuk melihat pelaksanaan kegiatan cetak sawah di Kecamatan Dadahup dan Kecamatan Selat, tepatnya di Kelurahan Murung Keramat,” Kata H Hargatin di Kuala Kapuas, Jum’at (10/7/2026) siang.

Baca juga : Dampak Matinya Ikan Keramba di Karang Intan, Pemkab Banjar dan Relawan Bersihkan Aliran Sungai

Menurut H Hargatin, Dinas PUPR Kapuas sebagai pelaksana kegiatan cetak sawah tahun 2026 di Kabupaten Kapuas menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Tim KPK bersama Kementerian Pertanian dan Balai Pertanian Banjarbaru.

“Kami menyambut baik perhatian dari pemerintah pusat, khususnya KPK RI, yang turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan cetak sawah di Kabupaten Kapuas. Selain itu, tim juga memberikan berbagai arahan dan masukan sebagai pedoman dalam pelaksanaan program cetak sawah ini,” katanya.

Dia berharap program cetak sawah tahun 2026 di Kabupaten Kapuas dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan dokumen Survey, Investigation, and Design (SID), sehingga mampu mendukung peningkatan produksi pertanian serta memperkuat ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Kapuas. (Kanalkalimantan.com/ags)

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca