Connect with us

PUPR PROV KALSEL

Setelah 35 Tahun, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Total 

Diterbitkan

pada

Rumah Jabatan Gubernur Kalsel di Mahligai Pancasila, Jalan Suprapto, Kota Banjarmasin. Foto: MC Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Kalsel di Mahligai Pancasila, Jalan Suprapto, Kota Banjarmasin dipastikan segera dilakukan karena kondisi bangunan yang sudah memerlukan pembenahan menyeluruh setelah berdiri sejak tahun 1991.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menilai selama lebih dari tiga dekade, bangunan tersebut disebut belum pernah menjalani rehabilitasi total dan hanya mendapatkan pemeliharaan rutin pada sejumlah bagian.

Kondisi sejumlah bagian bangunan memang sudah tidak layak digunakan karena faktor usia.

Baca juga: Solar Langka di Kalsel Sopir Truk Menderita, Dilarikan ke Tambang

Beberapa material interior mengalami keropos, plafon rusak, jaringan listrik perlu diperbarui, hingga sistem pendingin ruangan yang tidak lagi berfungsi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha menjelaskan, perombakan dilakukan untuk mengembalikan fungsi awal bangunan, sekaligus mempertahankan nilai kearifan lokal yang menjadi identitas rumah jabatan gubernur.

“Rumah Jabatan Gubernur Kalsel ini dibangun pada 1991 dan sejak saat itu belum pernah direhab total.

Baca juga: Vonis 12 Tahun ‘Penjagal’ Mahasiswi ULM, Lebih Ringan dari Tuntutan

Penanganannya hanya pemeliharaan rutin, sehingga, sekarang memang waktunya perlu dilakukan pembenahan menyeluruh,” ujar Ryan, Rabu (13/5/2026) siang.

Menurut Ryan, rehabilitasi tidak hanya dilakukan pada rumah jabatan gubernur, tetapi juga mencakup Gedung Astakona atau Gedung PKK serta bangunan pendukung untuk asisten rumah tangga (ART).

Perbaikan dilakukan secara bertahap selama dua tahun anggaran.

Baca juga: 2 Pelajar Kabupaten Banjar Raih Juara Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMP Se-Kalimantan Selatan 

Pada 2025, difokuskan untuk perbaikan sarana dan prasarana olahraga serta pembenahan bagian depan rumah jabatan dan untuk menyelesaikan keseluruhan pekerjaan dilanjutkan pada 2026.

“Pada tahap kedua, pada 2026 pekerjaannya lebih banyak, mulai dari penyelesaian atap, rehabilitasi Gedung Astakona, pembaruan jaringan perpipaan, penambahan dan perbaikan pendingin ruangan, hingga rehabilitasi ruang tambahan di belakang untuk ART,” jelas dia.

Karena itu, pembenahan dilakukan mulai dari interior, dinding, plafon, instalasi Mechanical Electrical Plumbing (MEP), jaringan listrik, hingga sistem perpipaan.

Baca juga: PTAM Intan Banjar Sesuaikan Jam Kerja Kantor Pelayanan, Ini Penjelasannya

Selain memperbaiki fisik bangunan, beberapa fungsi ruang juga diubah agar lebih menunjang kebutuhan kegiatan pemerintahan dan penerimaan tamu resmi.

“Nantinya ada aula yang lebih luas untuk menerima tamu. Penggunaan anggaran terbesar memang ada pada penataan interior dan perubahan fungsi ruang,” katanya.

Baca juga: Dirjen Bina Marga Kementerian PU Monitoring Jembatan Pulaulaut

Sementara itu, untuk Mahligai Pancasila sendiri, perbaikan yang dilakukan bersifat ringan pada beberapa bagian seperti toilet dan fasilitas penunjang lainnya.

“Melalui rehabilitasi ini, Pemprov Kalsel menegaskan bahwa pembenahan dilakukan sebagai upaya menjaga aset daerah agar tetap layak, representatif, dan mampu menunjang aktivitas pemerintahan maupun pelayanan tamu daerah secara optimal,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/MCKalsel)

Editor: Dhani


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca