Connect with us

Kabupaten Kapuas

Pemkab Kapuas Perkuat Sinkronisasi Data dengan BPS

Diterbitkan

pada

Rapat Koordinasi (Rakor) penting guna menyinkronkan data sektoral daerah dengan BPS serta menyelaraskan kebijakan daerah dengan Program Strategis Nasional (Pro SN). Foto: ags

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penting guna menyinkronkan data sektoral daerah dengan Badan Pusat Statistik (BPS) serta menyelaraskan kebijakan daerah dengan Program Strategis Nasional (Pro SN).

“Pemerintah daerah tidak bisa berbuat apa-apa tanpa sinergi yang baik dengan BPS. Di sini perlunya kita berkomunikasi sehingga bisa saling melengkapi,” kata Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, saat memimpin rakor, Senin (11/5/2026).

Bupati Kapuas menegaskan, kerja keras pemerintah daerah harus didukung oleh dokumentasi dan pelaporan data yang baik agar berbuah hasil yang nyata bagi daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan BPS agar tidak terjadi ego sektoral dalam pengelolaan data.

Baca juga: Sekolah Jurnalisme Warga: Masyarakat Adat Meratus Bersuara Nasib Mereka

“Kita harapankan kerjanya baik, administrasinya pun baik. Saya berharap tidak ada lagi ego sektoral, karena tanpa OPD, BPS tidak bisa apa-apa, dan tanpa BPS, kita pun tidak bisa apa-apa,” tegasnya.

Bupati Wiyatno mengingatkan, data yang akurat sangat berpengaruh pada penilaian indikator strategis seperti penanganan stunting, inflasi, hingga tingkat pengangguran.

“Jangan sampai kita sudah bekerja keras di lapangan, namun karena data sektoral tidak sinkron, hasilnya dianggap kurang baik,” katanya.

Baca juga: Verifikasi Atlet Popda Kalsel 2026 Dimulai

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Dodo memberikan perhatian khusus pada upaya pengendalian inflasi daerah. Wabup Dodo menyarankan adanya langkah inovatif dalam memperkuat ketahanan pangan guna menekan harga komoditas strategis di pasar, terutama pada komoditas yang sering memicu inflasi seperti cabai.

“Sinkronisasi data antara kondisi riil di lapangan dengan pencatatan statistik diharapkan mampu menjadi dasar kebijakan pengendalian harga yang lebih tepat,” ujarnya.

Di lain pihak, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Kalteng Maria Wahyu Utami, merespons positif komitmen pimpinan daerah Kabupaten Kapuas. Dia menjelaskan mengenai metodologi survei dan proses pengujian data yang dilakukan BPS untuk menjamin validitas statistik.

Baca juga: Hari Perawat Sedunia: Sejarah dan Tema Diangkat Tahun Ini

Maria menyatakan kesiapan BPS untuk mendampingi pemerintah daerah dalam mengintegrasikan data sektoral agar selaras dengan standar data nasional.

Rakor yang difasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kapuas ini diharapkan menjadi titik temu untuk menyatukan basis data daerah. Dengan data yang sinkron Pemkab Kapuas optimis pelaksanaan Pro SN dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Kapuas, Usis I. Sangkai, Kepala BPS Kabupaten Kapuas Ahmad Nasrullah, Kepala Perangkat Daerah Kapuas, serta para Camat yang mengikuti jalannya rapat secara virtual melalui zoom meeting. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca