Kabupaten Banjar
50 Perwakilan SKPD Pemkab Banjar Ikuti Forum Konsultasi Publik Tahun 2026
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, H Yudi Andrea membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, di Hotel Roditha Banjarbaru, Kamis (8/4/2026) pagi.
Membacakan sambutan Bupati Banjar H Saidi Mansyur ia menyebut penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Hal ini sejalan dengan amanat Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pelayanan.
Baca juga: Wisuda ke-129 ULM Luluskan 1.258 Orang

Menurut dia, keterlibatan masyarakat merupakan upaya bersama dalam membangun sistem pelayanan yang adil, transparan dan akuntabel.
Ia menekankan pentingnya standar pelayanan sebagai bentuk komitmen penyelenggara kepada masyarakat.
“Standar Pelayanan adalah ‘janji’ tertulis penyelenggara layanan kepada masyarakat.
Dengan adanya standar yang jelas, masyarakat mendapatkan jaminan bahwa layanan yang diterima memiliki alur yang cepat, mudah, terjangkau dan terukur,” ujar dia.
Baca juga: PLN UIP3B Kalimantan Raih Penghargaan Nasional NCSRA 2026, Perkuat Peran MPA di Tahura Sultan Adam
Ia menambahkan, standar pelayanan publik di Kabupaten Banjar selama ini telah berjalan cukup baik.
Hal tersebut terlihat dari kepatuhan dalam pemberian layanan serta pembangunan zona integritas yang terus ditingkatkan.
Pemkab Banjar, lanjut dia, tetap berkomitmen memperkuat kualitas layanan di tengah berbagai tantangan ke depan, khususnya terkait efisiensi anggaran.
Yudi menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga: Catat Tanggalnya! Ustadz Das’ad Latif Hadir di Kuala Kapuas
“Terkait efisiensi, kita dorong agar dapat dikondisikan dengan baik. Misalnya adanya kebijakan work from home (WFH) dari Mendagri, tetap kita ikuti. Namun pelayanan publik harus tetap berjalan seperti biasa,” tegas dia.
Yudi juga menyoroti pentingnya peran Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik dan menyebut pengawasan eksternal sangat diperlukan guna memberikan masukan dan penilaian terhadap kualitas layanan.
“Selama ini Kabupaten Banjar selalu bersinergi dengan Ombudsman dalam meningkatkan pelayanan publik,” tambah dia.
Baca juga: Cek Kesehatan Warga Binaan Lapas Banjarbaru, 4 Reaktif HIV 20 Terduga TBC

Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Banjar, Muhammad Ikhsan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan FKP diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari SKPD, akademisi dan pelaku usaha.
Ia menjelaskan, forum ini merupakan agenda rutin tahunan yang menghadirkan narasumber dari Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan dan DPMPTSP Kabupaten Banjar.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menemukan solusi atas kendala yang dihadapi dalam pelayanan publik,” ujar dia.
Baca juga: Sekda Kapuas: Perketat Pengawasan Bahan Berbahaya pada Makanan

Ikhsan juga menekankan bahwa melalui forum ini akan terjalin komunikasi dua arah antara pelaku usaha dan SKPD terkait.
“Melalui FKP ini, masukan dan saran dibahas bersama untuk perbaikan pelayanan publik di Kabupaten Banjar agar ke depan berjalan lebih baik dan maksimal,” pungkas dia. (kanalkalimamtan.com/dkispbanjar)
Editor: Dhani
-
HEADLINE2 hari yang laluProyek Strategis Kalsel: Jembatan Pulau Laut, Jalan Lintas Tengah, KEK Mekar Putih
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPerkuat Peran Sub-urusan Jasa Konstruksi di Daerah, PUPR Kalsel Gelar Rakor
-
kampus3 hari yang laluYudisium FKIP ULM 2026 Luluskan 257 Mahasiswa
-
HEADLINE3 hari yang laluPurbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluSeleksi Calon Paskibkara Kota Banjarbaru 2026
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu90 Pelajar Jalani Seleksi Calon Paskibraka HSU 2026





