kriminal banjarbaru
Karyawati Toko Bangunan di Landasan Ulin Diringkus Polisi Tilep Uang Penjualan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Seorang karyawati toko bahan bangunan di Jalan Garuda, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru diringkus Kepolisian Sektor Liang Anggang, manipulasi penjualan bahan material besi.
Tepatnya pada Rabu (26/11/2025) lalu, sekitar pukul 23.30 Wita, Unit Opsnal Reskrim Polsek Liang Anggang meringkus perempuan berinisial AN (23) di kediamannya di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana melalui Kanit Reskrim Ipda Isman Riskadany mengatakan, kasus penggelapan bahan material bangunan terungkap pada 27 September 2025, dimana toko melakukan audit internal dan mendapati ad selisih antara stok barang dan piutang.
Baca juga: Kuburan Air di Jalan A Yani Km 4-5 Banjarmasin Kerap Bikin Macet
“Kemudian pemilik toko melakukan audit eksternal, dan didapati selisih angka lagi sebesar Rp315 juta. AN kemudian dipanggil untuk klarifikasi,” ungkap Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana melalui Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang Ipda Isman Riskadany.
Perempuan muda yang bekerja sebagai admin di toko tersebut ketahuan melakukan penggelapan uang hasil penjualan besi, namun mengakunya hanya menggelapkan uang sebesar Rp50 juta.
Modus operandi yang dilakukan tersangka, kata dia, ketika menerima uang kas setengah atau 50 persen dari pembayaraan pelanggan dimasukkan ke dalam bon, sehingga terjadi piutang yang dimanipulasi oleh tersangka.
“Menurut pengakuan AN, uang yang digelapkannya tersebut dipakai untuk keperluan sehari-hari,” ungkapnya.
Baca juga: Lapak Kosong, Sepi Pengunjung Keluhan Pedagang Pasar Bauntung Banjarbaru
“Untuk modusnya begitu tersangka menerima uang kas, maka separuh atau 50% dari pembayaran pelanggan itu dimasukkan ke bon. Sehingga terjadi piutang yang mana sebenarnya pelanggan tidak memiliki piutang, tapi dibikin piutang atau adanya manipulasi,” sambungnya menjelaskan.
Dalam penangkapan AN, polisi turut mengamankan satu lembar kartu ATM Bank BCA dan nota penjualan.
Atas perbuatannya, tersangka AN harus mendekam di sel tahanan perempuan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara sesuai dengan pasal 374 KUHP tentang Penggelapan Dalam Jabatan.
Baca juga: Peringati Hari Bakti PU, Dinas PUPR Kalsel Gelar Family Gathering
“Tersangka sudah kita amankan, saat ini kita tahan di Polsek Banjarbaru Utara tepatnya dalam tahanan khusus Perempuan dan Anak. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
HEADLINE3 hari yang laluPuncak Kemarau di Kalsel Diprediksi Terjadi Agustus – September
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMenjawab Fenomena Fatherless, Wali Kota Banjarbaru Imbau Ayah Aktif dalam Pendidikan
-
HEADLINE1 hari yang laluApi Dekati Permukiman di Landasan Ulin Timur Berhasil Diblokir


