Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Mahasiswa STIPER Amuntai Terapkan Ilmu di Lapangan, Bupati Sahrujani: Pertanian Prospek Jadi Sumber Penghasilan

Diterbitkan

pada

Mahasiswa STIPER Amuntai melaksanakan program lapangan dengan terjun langsung ke kegiatan budidaya pertanian di Pondok Advokasi Adhyaksa, Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Minggu (12/10/2025) siang. Foto: Prokopim Setda HSU

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai melaksanakan program lapangan dengan terjun langsung ke kegiatan budidaya pertanian di Pondok Advokasi Adhyaksa, Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Minggu (12/10/2025) siang.

Para mahasiswa memulai praktik cocok tanam lombok dan jagung di lahan perkebunan dan perikanan binaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU), Kejaksaan Negeri Amuntai, Kodim 1001 HSU–Balangan, dan Polres HSU.

Bupati HSU H Sahrujani hadir langsung menyaksikan aktivitas para mahasiswa, didampingi Letkol Inf Endra Retno Erowanto SSos MIP, Dandim 1001 HSU–Balangan yang baru dilantik menggantikan Letkol Gunantyo Ady Wiryawan SHub Int, serta Kepala Dinas Perikanan HSU, Hairi.

Baca juga: PTAM Intan Banjar Perbaiki Pipa Header Pompa Distribusi di Mataraman, Ini Wilayah yang Terdampak

Salah satu perwakilan mahasiswa, Muhammad Zaidan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata penerapan ilmu yang selama ini mereka pelajari di bangku kuliah.

“Kami ingin mengaplikasikan teori yang kami dapat dengan langsung mengelola lahan pertanian. Alhamdulillah, Pondok Advokasi Adhyaksa memfasilitasi kami dengan menyediakan lahan untuk menanam lombok dan jagung,” ungkap Zaidan.

Baca juga: Bunda Paud Banjar Terima Penghargaan dari HIMPAUDI Kalsel

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini para mahasiswa berharap dapat menjadi pelopor generasi muda untuk kembali menekuni bidang pertanian yang kini mulai ditinggalkan oleh sebagian kalangan muda.

Sementara itu, Bupati Sahrujani menyambut positif dan mengapresiasi semangat para mahasiswa STIPER Amuntai.

“Langkah mahasiswa ini sangat baik. Saat ini bidang pertanian dan perkebunan memiliki prospek besar sebagai sumber penghasilan masyarakat. Contohnya, jagung pakan yang masih sangat dibutuhkan di Kalimantan Selatan. Jika ini dikembangkan, tentu bisa menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan,” tutur Bupati.

Baca juga: Jalan Santai Harlah ke-25 STIQ Amuntai, Bupati HSU: Pemerintah Siap Dukung Pendidikan Al Qur’an

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sahrujani turut menyaksikan langsung proses pengolahan lahan yang dilakukan para mahasiswa sebagai bagian dari praktik lapangan mereka. (Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca