Connect with us

Kota Banjarbaru

Puskesmas Banjarbaru Selatan Berdiri di Lahan Eks Pasar Bauntung Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Gedung baru Puskesmas Banjarbaru Selatan diresmikan oleh Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, Senin (3/2/2025) siang. Foto : wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Banjarbaru Selatan rampung dikerjakan 100 persen.

Kini masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang terletak di Jalan Lanan RT1/RW 1, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan atau lahan Eks Pasar Bauntung Banjarbaru.

Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti gedung baru Puskesmas Banjarbaru Selatan oleh Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, Senin (3/2/2025) siang.

Wali Kota Aditya mengatakan, dengan gedung baru yang lebih besar dan lebih lengkap fasilitasnya dapat memudahkan akses pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Banjarbaru.

“Kami dari pemerintah kota berupaya untuk lebih melengkapi lagi sarana prasarana, termasuk juga penataan lingkungan di Puskesmas ini,” ujar Wali Kota Banjarbaru.

Baca juga: Dosen ASN di Kalsel Demo Tuntutan “Bayar Hutang” Tukin 4 Tahun 

Tahun 2025, katanya, dilakukan penataan lingkungan Puskesmas dengan ditambah pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan kolam retensi.

“Insya Allah tahun ini juga dibangun Labkesda di samping Puskesmas dan kolam retensi di belakangnya, menjadi salah satu peningkatan fasilitas kesehatan di Kota Banjarbaru,” ungkapnya.

Beberapa catatan peningkatan fasilitas di Puskesmas diberikan Aditya, termasuk perbaikan atau penggantian alat-alat kesehatan yang tergolong lama.

Baca juga: Operasi Modifikasi Cuaca Diklaim Berhasil Kurangi Curah Hujan di Daratan Kalsel

“Kita sudah minta ke Kadinkes untuk follow up termasuk mebeler dan lain-lain kita perbaiki atau diganti dengan yang baru,” jelas dia.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina menuturkan, pada tahun 2025 sebanyak 10 Puskesmas termasuk Puskesmas Banjarbaru Selatan sudah menggunakan sistem Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Sejak 2024 kemarin sudah mulai semua terintegrasi, kita lebih meningkatkan ke screening, edukasi, dan promosi,” ungkap Kadinkes Kota Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina.

Baca juga: Akhir Masa Jabatan, Pj Bupati HSU Zakly Asswan Pamit

Dalam sistem ini akan terdata atau terscreening resiko penyakit yang terjadi berdasarkan siklus hidup dari bayi baru lahir sampai lansia.

“Kita memberikan hak-hak masyarakat, kita berikan apa saja yang perlu diberikan pelayanan kesehatan,” tutur dia.

Dengan selesai pembangunan gedung Puskesmas ini, pembangunan tahap dua akan dilanjutkan dengan menggunakan dana APBD Rp2,2 miliar pembangunan lobi UGD, taman, parkir, dan pos jaga security. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca