HEADLINE
Pengroyokan Geng Motor Dekat JPO Banjarbaru, Lima Anak Muda Ditangkap Polisi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ulah sekelompok anak muda geng motor berujung ke kantor polisi di ibu kota Kalimantan Selatan.
Berawal dari pengeroyokan melibatkan tujuh remaja -dua masih di bawah umur- mengakibatkan seorang bernama Muhammad Iqbal, warga Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, luka-luka.
Peristiwa pengroyokan terjadi pada Kamis (23/5/2024) dinihari, sekitar pukul 02.00 Wita, di Indomaret Fresh dekat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan A Yani Km 34, Banjarbaru.
Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusuma melalui Kasi Humas AKP Syahroji mengatakan, pengeroyokan oleh tujuh laki-laki itu melibatkan kelompok anak muda kerap nongkrong di kota Banjarbaru.
Para pelaku MAL (18) warga Kecamatan Jekan Raya, ZNM (20) warga Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, RH (21) warga Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, AG (19) warga Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, dan AFS (21) warga Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan. Dan dua orang lain masih di bawah umur.
Baca juga: Tiga Daerah di Kalsel Waspada, Hujan Lebat Diprediksi Terjadi 5 Hari Kedepan
Aksi pengroyokan itu bermula saat Muhammad Iqbal berkomunikasi dengan salah satu perempuan yang dikenal salah satu pelaku dan diajak berkencan oleh Muhammad Iqbal.
Keduanya kemudian janjian bertemu di Indomaret Fresh, A Yani Km 34 Banjarbaru tersebut. Saat di depan ritel modern itu, Muhammad Iqbal langsung disergap oleh kelompok anak muda tersebut.
Korban memang dipancing datang ke Banjarbaru dan disergap di depan toko modern itu. Sempat ditantang berkelahi satu lawan satu, korban memilih tidak melawan dan mencoba melarikan diri. Namun, pelaku utama bersama enam pelaku lainnya tetap mengejar dan memukuli korban.
“Jadi di antara salah satu pelaku ada yang mengenal perempuan yang diajak kencan. Merasa tidak terima dengan perlakuan korban kepada perempuan yang diajak kencan, hingga menantang berkelahi,” terang AKP Syahroji.
Muhammad Iqbal kemudian memilih untuk melarikan diri, namun karena para pelaku sudah terpancing emosi, mengejar, dan kemudian mengeroyok korban.
Baca juga: Smart City di IKN, PLN Siapkan Jaringan Listrik Terintegrasi Layanan Teknologi Digital
Karena disaksikan dan direkam sejumlah orang dari atas JPO, para pelaku membawa korban ke kawasan perkantoran Gubernur Kalsel dengan sebuah mobil Ayla merah dan kembali memukuli korban hingga luka-luka.
“Di lokasi kantor Gubernuran korban kembali dipukuli, sampai korban tidak berdaya,” katanya.
Setelah kejadian pengroyokan itu, korban melapor ke Polres Banjarbaru, dan polisi berhasil meringkus tujuh pelaku yang terlibat pengeroyokan.
“Sejumlah barang bukti turut diamankan seperti kendaraan yang digunakan para pelaku,” ucapnya.
Saat ini kelima pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Banjarbaru, dan dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. Barang bukti seperti kendaraan, helm, dan jaket disita.
Baca juga: 1 Dzulhijjah Diputuskan 8 Juni, Kemenag RI Tetapkan Iduladha 17 Juni 2024
Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, Iptu Zuhri Muhammad menambahkan, para pelaku adalah anggota geng motor japstyle yang sering berkumpul di depan Indomaret Fresh dan rest area Batas Kota Banjarbaru.
“Sebagian besar anggota geng motor ini adalah pelajar SMA dan mahasiswa dari luar Banjarbaru,” ungkap Zuhri. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Olahraga1 hari yang laluBanua Criterium Challenge, Pemanasan Atlet Triathlon Kalsel Menuju Kejurnas
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Perbaiki Pipa Bocor di Jalan Gubernur Syarkawi, Ini Wilayah yang Terdampak
-
HEADLINE2 hari yang laluPembenahan Pasar Ujung Murung, Wali Kota Yamin Akui Sulit Cari Investor
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluPLN UIP3B Kalimantan Gelar Clean Energy Day, Dorong Perubahan Gaya Hidup Rendah Emisi
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Dorong Keberlanjutan Dermaga Pasar Terapung di TMII
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKetua DPW PKB Kalteng Beri Pujian Kinerja Bupati Kapuas






