Kanal
Cuma Gara-gara Diselip, Warga 2 Desa Nyaris Bentrok
BARABAI, Hanya karena aksi selip-selipan di jalan, warga dua desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Balangan nyaris saja bentrok.
Mengetahui hal tersebut, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo SIK MH langsung turun tangan untuk melakukan penyelesaian masalah, Sabtu (12/5).
Pemicu nyaris bentrok dua desa itu bermula pada hari Minggu (6/5) sekitar pukul 12.30 Wita, saat itu Rusdi (35) warga desa Kambiayin RT 02 Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan bersama istri arah pulang ke rumah dari desa Batu Kambar, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten HST.
Setelah melewati desa Kabang dengan mengendarai sepeda motor sempat mendahului seseorang yang juga menggunakan sepeda motor yang diketahui bernama Amat (25), warga desa Kabang Kecamatan Limpasu, Kabupaten HST.
Merasa tidak terima didahului Amat mencegat Rusdi dan mengancam sekaligus mengajak berkelahi, Rusdi bersama istri yang ketakutan langsung melarikan diri. Masih emosi, Amat langsung merusak sepeda motor korban dan beberapa jam kemudian datanglah beberapa warga desa Kambiayin, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan meminta pertanggung jawaban dari pihak keluarga tersangka Amat.
Selanjutnya permintaan tersebut langsung direspon oleh pihak kepala desa Kabang, Kapolsek Limpasu dan KBO Reskrim serta Kanit Buser sehingga langsung diadakan musyawarah di kantor desa Kabang. Pertemuan dihadiri pihak keluarga korban dan keluarga tersangka, sehingga disepakati untuk permasalahan ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan pada Senin (7/5) sekitar pukul 10.00 Wita di Polsek Limpasu.
Setelah saling bertemu di Polsek Limpasu, kedua belah pihak malah tidak menemukan titik temu. Mendapatkan informasi tersebut Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo tidak tinggal diam dan langsung memerintahkan Kapolsek Limpasu segera membawa kedua belah pihak ke Polres HST.
Beruntung kedua belah pihak berhasil didamaikan, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo kepada Kanal Kalimantan membenarkan adanya kejadian tersebut, dirinya yakin permasalahan sebesar apapun dapat diselesaikan
“Seluruh permasalah itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan, apalagi ini hanya masalah kecil. Tapi saya ingat permasalah sekecil apapun itu harus diselesaikan, karena dampak bisa membesar. Untuk kedua belah pihak saya ingatkan kejadian tersebut menjadi pembelajaran untuk mereka agar tidak terulang kembali,†ujarnya. (rico)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Rekonstruksi Jalan Penghubung Desa Labuan Tabu, Lok Tangga dan Sungai Besar
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluKafilah HSU Optimis Raih Hasil Terbaik di MTQ ke-37 Kalsel
-
Budaya3 hari yang laluSakralitas Tari Topeng Banjar dan Garapan Baru di Luar Pakem Klasik
-
Bisnis18 jam yang laluBank Kalsel Resmi Menjadi Bank Devisa
-
Olahraga3 hari yang laluPerenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
-
Olahraga3 hari yang laluRatusan Gamer Ramaikan Axis Cup Battle City 2026 Banjarmasin




