Kota Banjarbaru
Atasi Kemacetan di Bundaran Simpang Empat, Pemko Banjarbaru Usulkan Bangun Flyover
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kemacetan lalu lintas di Banjarbaru kian tak bisa dihindari. Bahkan, kondisi ini sering terjadi di Jalan A Yani Km 36, tepatnya di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru.
Beberapa waktu lalu Pemko Banjarbaru mewacanakan pembangunan flyover di Bundaran Simpang Empat pada saat kunjungan kerja Komisi V DPR RI dan Kementerian PUPR beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru, M Adi Maulana mengatakan, ada usulan pembangunan disana untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi.
“Kita memang ada beberapa usulan ke Bappeda, kalau disebut flyover juga bisa, mungkin kalau di bundaran istilahnya simpang susun,” katanya, Selasa (18/10/2022).
Baca juga : Konferensi BUMN Negara G20, PLN Tegaskan Siap Pimpin Transisi Energi Indonesia
Dikatakannya, sampai usulan tersebut terjuwud harus dibarengi kajian-kajian terkait analisis daya tampung jalan.
“Tahun depan kami ada menganggarkan untuk kajian daya tampung jalan, terutama daya tampung jalan terutama di jalan utama (arteri), apakah perlu pelebaran atau solusi laim atau harus membuka jalan alternatif baru,” jelasnya.
Lanjut Adi, untuk memantapkan analisa ini akan bekerjasama dengan Dosen Fakultas Teknik ULM. Sebab menurutnya Balai Jalan maupun Kementerian sangat terbuka untuk menerima usulan, dengan demikian perlu ada data pendukung untuk menguatkan usulan tersebut.
“Setelah kajian itu sudah mantap, baru wacana ini akan digulirkan ke Balai Jalan atau Kementerian PUPR,” bebernya.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
Olahraga3 hari yang laluMusprov Luar Biasa Kormi Kalsel Digelar
-
DPRD KAPUAS1 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluAnggota DPRD Palangka Raya Mendorong Penanganan Kawasan Kumuh
-
HEADLINE2 hari yang laluPuncak Kemarau di Kalsel Diprediksi Terjadi Agustus – September


