Kanal
Warga Komplek Setia Damai Protes Jalan Ditutup
MARTAPURA, Warga komplek Setia Damai, Kecamatan Martapura mengaku terganggu dengan adanya pengerjaan penanaman pipa SPAM Regional Banjar Bakula yang dikerjakan sebuah BUMN.
Warga Komplek Setia Damai Hendra mengatakan, keberadaan alat berat yang menghalangi jalan dekat rumahnya sangat mengganggu rutinitas warga sekitar. Pasalnya dari pihak perusahaan pengerjaan tersebut tidak memberikan akses jalan memadai. Disediakan, hanya bisa dilewati oleh roda dua, sementara kendaraan roda empat tidak bisa melintas.
“Semua warga mengeluh, pertama jalan rusak, tidak bisa dilalui, sementara akses jalan untuk warga memutar dari komplek Setia Damai, yang jadi masalah jalan penghubung dari komplek kita ke jalan Perjuangan atau jalan utama tidak dibuatkan. Ada namun hanya bisa dilewati roda dua,†ujar Hendra.
Hendra juga menambahkan, pihak warga telah menemui petugas proyek itu untuk mempertanyakan apakah telah dipikirkan untuk akses warga selama proyek berlangsung, namun bukan jawaban yang mengenakan didapatkannya, malah petugas proyek menjawabnya dengan nada tinggi dan terkesan arogan.
“Tadi kami sudah menanyakan ke pihak proyek, apakah ini sudah dipikirkan untuk akses warga, karena akses kami cuma itu satu-satunya, tapi mereka malah menjawab dengan nada tinggi, bahwa tidak akan ada akses untuk warga, pokoknya selama pengerjaan misalkan seminggu maka jalan harus ditutup selama satu minggu,†ungkapnya.
Menurut Hendra dari hasil pertemuan singkat dengan pihak petugas proyek, masyarakat memberikan solusi. Mengingat luasnya lahan yang di miliki irigasi agar bisa di manfaatkan untuk di jadikan jalan alternatif selama proyek berlangsung.
“Lahan milik irigasi masih luas, kenapa tidak dimanfaatkan buat jalan alternatif, jadi tidak harus di putar-putar tidak karuan,†ujarnya.
Sementara itu, Santoso pengawas dari PT Adhi Karya proyek pengerjaan penanaman pipa air bersih SPAM Regional Banjar Bakula mengatakan, pihaknya mengaku berterima kasih kepada warga karena telah memberikan solusi, namun dia tidak memungkiri bahwa nanti akan ada penutupan akses secara penuh untuk kelancaran pengerjaan.
“Soal proyek ini, kita tidak akan menutup akses warga, namun kami meminta pengertiannya, karena proyek ini nanti pasti akan ada penutupan akses secara penuh, untuk kelancaran pengerjaan. Tapi tidak lama,†ujar Santoso.
Terkait protes warga karena tidak ada jalan alternatif untuk aksea warga, Santoso mengaku menerima semua masukan dan akan mempertimbangkan.
“Kita berterima kasih karena warga telah memberikan solusi kepada kita dan kita akan mempertimbangkannya,†pungkasnya. (hendera)ÂÂ
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPemprov Kalsel Benahi Fasilitas Olahraga di Stadion 17 Mei
-
HEADLINE3 hari yang laluPantai Teluk Tamiang: Mutiara Tersembunyi di Pelosok Kotabaru
-
Kota Samarinda2 hari yang laluLelaki Mabuk Bakar Rumah di Samarinda Nyaris Tewas Diamuk Massa
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluTarget Pertumbuhan 5 Persen Kunjungan Wisatawan di Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluMasa Peralihan, Suhu Udara Wilayah Kalsel Capai 34 Derajat Celcius
-
kampus1 hari yang laluWorkshop Jurnalis Mahasiswa Pendidikan Sosiologi ULM


