Kalimantan Selatan
Unjuk Rasa di Gedung Merah Putih, KAKI Kalsel: Kasus OTT KPK di HSU Harus Tuntas, Juga Dugaan Korupsi di Batola
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel meminta penanganan sejumlah kasus dugaan korupsi di Kabupaten Barito Kuala yang ditangani Kejaksaan Negeri Barito Kuala (Kejari Batola) segera diselesaikan.
Tuntutan itu disampaikan puluhan massa menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (22/10/2021) kemarin.
Orasi yang disampaikan mendesak penanganan secara tuntas sejumlah kasus korupsi di Kalimantan Selatan termaksud di Barito Kuala.
Baca juga: Tak Sempat ke Kantor Pajak? Ini Cara Daftar NPWP Online dan Syarat Pembuatannya
“Saya mengharapkan KPK lebih intensif melakukan pengawasan dalam hal pengawasan barang dan jasa di Kabupaten HSU, juga dugaan korupsi di Kabupaten Batola yang sudah dilakukan penyelidikan oleh Kejari Batola, namun ada dugaan permainan,” sebut Ketua KAKI Kalsel, Akhmad Husaini.
Kendati tidak disebutkan pasti dugaan kasus korupsi apa yang sekarang ditangani oleh Kejari Barito Kuala. Namun di Batola sendiri hingga sekarang Kejari Batola tercatat memang menangani sejumlah kasus dugaan korupsi hingga 2021.
Dugaan korupsi yang ditangani Kejari Batola antara lain keterlibatan Mantan Wakil Batola) H Makmun Kaderi yang sekarang resmi ditahan oleh jaksa penuntut umum, saat ini masih menunggu sidang keduanya.
Hingga kejelasan mengenai tindak lanjut dugaan penyalahgunaan wewenang atas jabatan Kepala Desa, berupa temuan mark up barang dari proyek pembangunan jembatan di desanya. Yang sebelumnya Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Belandean Muara, Kecamatan Alalak mendatangi Kejari Barito Kuala, belum lama tadi.
Baca juga: Kembali Digelar, Festival Pasar Terapung Banjarmasin 2021 Disambut Antusias Pengunjung
Sementara terbaru Kejari Batola tengah menyelidiki kasus plasma kelapa sawit yang dinyatakan naik ke tahap penyelidikan. Penyelesaian polemik sawit plasma didapati dugaan perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian negara.
Unjuk rasa yang digelar LSM KAKI Kalsel sempat dihalangi petugas, karena akan memasuki halaman utama gedung Merah Putih KPK. Namun, setelah negosiasi, para pengunjuk rasa diizinkan menggelar aksi dan orasi sekitar 20 meter sebelum halaman utama gedung KPK di Kuningan Jakarta.(kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
-
Komunitas3 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
Kabupaten Banjar18 jam yang laluWabup Lantik 177 Pejabat di Lingkungan Pemkab Banjar
-
Kriminal Banjarmasin3 hari yang laluTiga Pelaku Pengeroyokan di Sungai Bilu Menyerahkan Diri ke Polisi
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Mulai Diberangkatkan 22 April
-
Ekonomi1 hari yang laluEkonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, Inflasi Bulanan 0,86 Persen





