Advertorial
Diskominfo Banjar Upayakan Perkecil Area Blank Spot
MARTAPURA, Masih terbatasnya layanan jaringan telekomunikasi di daerah-daerah pelosok di Kabupaten Banjar menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Menanggapi kondisi itu, Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar rencanakan meluncurkan program utama 3T.
Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar Ir H Farid Soufian tidak menampik dan mengakui masih ada blank spot area jaringan komunikasi.
“Untuk daerah-daerah terpencil seperti Paramasan, Sambung Makmur, Aranio dan daerah terpencil lainnya di Kabupaten Banjar memang masih mengalami blank spot,†aku Farid Soufian.
Menurut pengakuan Farid Saoufian, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informasi melalui penggunaan dana Universal Service Obligation (USO) yang pelaksanaannya diserahkan kepada Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).
Dorongan pemerintah tersebut bertujuan untuk pemerataan sarana telekomunikasi dan informasi khususnya di daerah yang masuk dalam wilayah 3T (tertinggal, terluar, terdepan) dan perbatasan.
“Untuk Kalimatan Selatan sendiri layanan jaringan tersebut saat ini diperuntukan di daerah Hulu Suungai Utara,†sebut Farid.
Pihak Dikominfo Statistik dan Persandian Banjar akan terus mengupayakan agar jaringan di daerah-daerah pelosok yang ada di Kabupaten Banjar itu bisa terlayani.
“Kita masih menyiapkan data-data yang valid dan akurat untuk program tersebut,†ujar Farid. “Contohnya kita harus menyiapkan tanah dengan ukuran 30×30 yang ada jaringan listrik sebagai tempat pinjam pakai untuk lahan berdirinya BTS tersebut,†sambungnya.
Masih menurut Farid, melalui anggota DPR RI daerah pemilihan Kalsel, pihaknya akan meminta bantuan untuk dapat memperjuangkan keinginan warga pelosok yang ada di Kabupaten Banjar, terkait layanan jaringan ini. (rendy)
Editor: Abi Zharrin Al Ghifari
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





