Kota Banjarmasin
Plasma Konvalesen Diburu Pasien Covid-19, PMI Banjarmasin Kesulitan Cari Pendonor
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Seiring tingginya kasus Covid-19 di Banjarmasin, permintaan plasma konvalesen untuk pasien corona terus bertambah. Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin, Dr Aulia Ramadhan Supit mengatakan, peningkatan permintaan tersebut sejak awal Juli 2021.
“Untuk bulan Juni 2021 permintaan plasma konvalesen sempat menurun. Tapi memasuki Juli 2021 ini permintaan kembali meningkat,” ucapnya, Senin (12/7/2021).
Ia juga menyampaikan bahwa peningkatan permintaan plasma konvalesen ini bahkan menjadi rekor terbanyak sejak plasma konvalesen mulai diproduksi di PMI Kota Banjarmasin.
“Untuk saat ini sampai 12 Juli 2021, kita sudah memproduksi sebanyak 40 kantong plasma konvalesen. Tetapi permintaan atau antrean plasma konvalesen sekitar 20 kantong per harinya,” tuturnya.
Baca juga: Dokter Lois Ditangkap Polisi Setelah Sesumbar Tak Percaya Covid-19
“Bahkan pada tanggal 10 Juli 2021 kemarin permintaan yang masuk sebanyak 70 kantong,” tambahnya.
Segala upaya pun dilakukan oleh UDD PMI Banjarmasin untuk bisa memenuhi tingginya permintaan plasma konvalesen tersebut.
“Permintaan tinggi, tapi pendonornya memang masih sangat kurang. Makanya kami pun terus melakukan pelacakan, misalnya yang sembuh Covid-19 kita hubungi kemudian kita cek titer antibodi. Kalau masih ada kita minta untuk berdonor. Kita juga meminta data ke rumah sakit-rumah sakit, untuk bisa mendapatkan calon pendonor,” ujar Dr Aulia.(Kanalkalimantan.com/shintia)
Reporter: shintia
Editor: cell
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
HEADLINE1 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
-
kampus1 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik





