Kanal
Titian Ulin Terputus, Warga Kalumpang Dalam Babirik Terisolir
AMUNTAI, Warga Desa Kalumpang Dalam, Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kini terisolir. Menyusul putusnya titian jembatan ulin yang selama ini menjadi satu-satunya penghubung desa akibat diterjang angin kencang.
“Ada sekitar 500 kepala keluarga di Desa Kalumpang Dalam yang kini terisolir, memerlukan bantuan setidaknya untuk menyediakan penyeberangan darurat,†kata Budi, aparatur Desa Kalumpang Dalam ditemui Kanal Kalimantan, Sabtu (17/2).
Budi menuturkan, kejadian puting beliung terjadi pada hari Kamis 15 Februari sore, sekitar pukul 17.30 Wita. Meski taka da korban jiwa, terpaan dari angin kencang tersebut mengakibatkan 4 buah dari rumah warga desa mengalami kerusakan, dan satu-satunya jalan penghubung desa berupa titian ulin ambruk.
Titian terbuat dari kayu ulin dengan lebar sekitar 1,5 meter, panjang sekitar 3 Km mengalami kerusakan parah sekitar 150 meter. Sehingga untuk saat ini warga masyarakat yang ingin beraktivitas menuju desa sekitar harus menggunakan perahu.
“Akibat terputusnya titian, untuk menuju desa terpaksa warga menggunakan perahu motor dan untuk menyeberangkan sepeda motor harus keluarkan biaya Rp 50 ribu,†kata Budi.
Masih menurut Budi, semenjak kejadian tersebut terjadi warga Desa Kalumpang Dalam belum mendapatkan bantuan sama sekali, meski sudah pernah kedatangan BPBD HSU dan Camat Babirik.
Akibat titin jalan penghubung antar desa terputus, berakibat terhambatnya aktifitas warga, terutama untuk menuju ke sekolah bagi pelajar dan menuju masjid. Ia berharap pemerintah dapat segera membantu warga yang terdampak, terutama perbaikan titian itu.
“Kami berharap agar secepatnya bantuan dari pemerintah segera disaluran baik untuk keluarga korban yang terkena dampak angin kencang maupun untuk jalan penghubung antar desa,†pungkas Budi. (dewahyudi)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE3 hari yang laluMafia BBM ‘Larikan’ Solar ke Tambang, Sopir Angkutan Logistik Berteriak
-
Budaya3 hari yang laluPerjuangan Panjang Penghasil Kayu Manis dari Meratus, 6-7 Tahun Baru Panen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTurnamen Pickleball se Kalsel di Amuntai
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Penandatangan Kontrak Swakelola Program Cetak Sawah
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM







