Kabupaten Kapuas
Memastikan Titik Batas Antar Desa, Digelar Workshop Pemetaan Partisipatif di Kecamatan Timpah
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Upaya penegasan batas wilayah antara dua desa, Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Kalimantan Tengah bersama Bagian Tata Pemerintahan Setda Kapuas menggelar kegiatan workshop pemetaan partisipatif di Kecamatan Timpah.
Hadir dalam kegiatan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Kapuas, Yanti ST, Yayasan BOS Kalteng Sherly Manjin, Camat Timpah, Yunius Tunggal SSos, Sekcam Timpah Vandriyono SPi, Damang Kecamatan Timpah.
Kegiatan diikuti 13 peserta dari Desa Timpah, Desa Aruk, Desa Petak Puti, Desa Lawang Kajang, sementara peserta dari Kecamatan Mantangai berasal Desa Lapetan dan Desa Danau Rawah.
Instruktur pelatihan dari Yayasan BOS Kalteng Sherly Manjin, mengatakan, kegiatan ini selain melatih pemerintah desa bersama masyarakat untuk membuat peta wilayah, juga untuk memperjelas status wilayah antara Desa Aruk dengan Desa Petak Puti.
“Dari hasil penegasan tata batas wilayah desa ini, nantinya antara dua desa tersebut dan pemerintah desa serta masyarakat desa setempat akan melakukan pengambilan titik koordinat terkait administrasi desa, perencanaan tata ruang desa, serta memperjelas batas konsesi dua desa,” terangnya.
Sementara itu, Camat Timpah, Yunius Tunggal SSos sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan workshop hasil pemetaan partisipatif, dalam upaya penegasan batas wilayah desa. Agar nantinya masing-masing desa yang mengikuti kegiatan akan memiliki peta administrasi wilayah guna merencanakan kegiatan pembangunan yang tertuang dalam RPJMDes ataupun APBDes.

“Secara khusus kegiatan ini akan menekankan pada bagaimana memahami pemetaan partisipatif, kesepakatan antar desa mengenai batas wilayah, perencanaan kegiatan pemetaan, pelatihan tehnik pemetaan, memeriksa peta pengesahan, rencana tindak lanjut serta pemetaan partisipatif di lapangan,” kata Camat Timpah.
Salah satu peserta kegiatan pelatihan workshop hasil pemetaan partisipatif Desa Petak Puti, Hj Arafah mengaku sangat terbantu dengan diadakannya kegiatan penegasan batas wilayah ini di Kecamatan Timpah .
“Selama ini kami belum pernah mendapatkan pembekalan mengenai tata batas peta wilayah desa, ini tmakan membantu pengembangan berbagai program pembangunan di desa kami,” pungkas Hj Arafah. (kanalkalimantan.com/ags)
Reporter : ags
Editor : kk
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
-
kampus2 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
-
HEADLINE16 jam yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus





