Kalimantan Selatan
Perpanjang PPKM Selama Dua Pekan, Ini Angka Positif Covid-19 di Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM BANJARMASIN – Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel angka kasus positif Covid-19 dinyatakan cenderung stagnan setelah berakhirnya bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
“Kecuali tanggal 24 Mei dengan jumlah kasus yang lumayan tinggi. Namun, beberapa hari terakhir kembali angka menjadi datar,” ujar Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, setelah memimpin rapat koordinasi situasi Covid-19 di Kalsel sekaligus evaluasi PPKM mikro.
Dalam rapat ini turut mengundang Satgas Covid-19 Kalsel dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Kepala BPBD, serta tim pakar masing-masing bidang.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, Kamis (3/6/2021) kemarin, terjadi penambahan 56 kasus terkonfirmasi. Ditambah lagi angka kematian akibat virus corona juga kembali merangkak, dengan penambahan 2 kasus.
Baca juga: RESMI. PPKM di Kalsel Kembali Diperpanjang
Sementara itu, Satgas Covid-19 Kalsel melaporkan ada 42 pasien telah dinyatakan sembuh.
Kendati demikian, Safrizal menyatakan, perkembangan kasus positif Covid-19 di Kalsel masih landai. Ia menegaskan pihaknya tidak ingin lengah. “Kita harapkan angka ini bisa kita turunkan dengan terus menyosialisasikan protokol kesehatan di semua aktivitas masyarakat,” katanya.
Sebagai salah satu upaya menekan laju penyebaran Covid-19, Pemprov Kalsel akhirnya memutuskan untuk kembali menetapkan perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. “Provinsi Kalsel memperpanjang PPKM mikro untuk dua minggu ke depan agar terus mempertahankan sekaligus berupaya menurunkan indikator utama,” ujar Safrizal.
Wakasatgas Covid-19 nasional ini menerangkan, indikator utama ialah angka positif. Berdasarkan data terkini, jumlah kasus positif di Banua sebanyak 2,7 persen, masih di bawah dari angka rata-rata nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muslim, mengapresiasi keberadaan PPKM mikro sebagai kebijakan antisipatif.
“PPKM mikro itu sudah berjalan beberapa periode, tapi Kalsel tetap mengikuti. Kami sangat terima kasih dengan kebijakan antisipatif yang dilakukan, apakah itu surat keputusan, edaran, dan sebagainya,” ujarnya.
Baca juga: Simulasi PTM di Banjarbaru, Sekolah Dibuka Kembali 12 Juli 2021
Adapun tim satgas Covid-19 Provinsi Kalsel baru saja mengalami revitalisasi. Komposisi tim dan beberapa struktur diubah demi mempertajam fokus dan penanganan. Selain itu, ada penambahan bidang baru, yakni perlindungan terhadap Nakes, yang diketuai oleh DR dr Mohammad Rudiansyah.
Hingga saat ini, total kasus Covid-19 di Kalsel telah menyentuh angka 34.870 kasus. Sementara jumlah kasus kematian akibat infeksi virus telah mencapai 1.023 kasus. (kanalkalimantan.com/dewi)
Reporter : dewi
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluJalan Lingkar Palam – Guntung Manggis Akses Baru Antarwilayah di Ibu Kota Kalsel
-
Kabupaten Banjar12 jam yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluFasilitas Publik Dirusak, Satpol PP Kabupaten Banjar Berhasil Amankan Terduga Pelaku
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTanggapan Bupati HSU Terkait Raperda Perubahan APBD 2026
-
HEADLINE18 jam yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPengurus Kormi Kapuas 2025-2030 Dikukuhkan, Wabup Dodo Dipercaya sebagai Ketua




