Kabupaten Barito Kuala
407,4 Hektare Lahan Perkebunan Terdampak Banjir di Batola
KANALKALIMANTAN.COM,MARABAHAN – Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala mencatat seluar 407,4 Hektare lahan Perkebunan Rakyat sakit dan mengarah pada kematian paska banjir yang melanda Bumi Ije Jela dalam dua bulan terakhir. Tanaman kelapa sawit adalah jenis tanaman perkebunan yang paling terdampak dengan luas 230 Hektare lebih.
“Jenis tanaman perkebunan yang paling terdampak banjir saat itu adalah Kelapa sawit milik rakyat, ada yang sakit ada juga yang mengarah kematian, luasnya tidak tanggung tanggung hingga 230 hektare lebih,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Suwartono Santoso.
Sementara itu adapun sektor perkebunan milik warga yang terdampak ini tersebar di beberapa kecamatan dengan luas perkebunan terbesar yang ada di Batola seperti Kecamatan Mandastana, Kecamatan Rantau Badauh dan Kecamatan Cerbon.
Dari seluas 407,4 Hektare tanaman perkebunan yang terdampak banjir ini seluas 95,7 hektare merupakan tanaman karet, 81,2 hektare tanaman kelapa dan 230,5 hektare merupakan tanaman kelapa sawit rakyat.
Dalam pengajuan bantuan baik berupa bibit dan lain lain, Disbunak mengaku terkendala anggaran yang saat ini sangat terbatas. Sehingga Disbunak mengharapkan adanya bantuan baik berupa bibit maupun pendanaan untuk petani terdampak melalui APBD Provinsi yang mana selanjutnya dapat dibagikan kepada para petani terdampak. (kanalkalimantan.com/rdy)
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
Olahraga2 hari yang laluMusprov Luar Biasa Kormi Kalsel Digelar
-
DPRD KAPUAS1 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluAnggota DPRD Palangka Raya Mendorong Penanganan Kawasan Kumuh
-
HEADLINE2 hari yang laluPuncak Kemarau di Kalsel Diprediksi Terjadi Agustus – September


