Kota Banjarbaru
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Video Remaja Diduga Mesum di Perkantoran Gubernur Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Polres Banjarbaru menghentikan proses penyelidikan kasus video sepasang remaja yang digrebek, diduga melakukan perbuatan mesum di area fasilitas publik.
Kabar terbaru ini ditegaskan Kasubbag Humas Polres Banjarbaru, Iptu Tajuddin Noor, saat dihubungi Kanalkalimantan.com, Jumat (5/2/2021). “Kami tidak memproses kasus video itu,” ucapnya.
Lebih lanjut, Iptu Tajuddin menerangkan bahwa tak ada bukti yang bisa menguatkan bahwa pasangan remaja di dalam video tersebut melakukan perbuatan asusila. Sebab, dalam cuplikan video yang beredar hanya menampilkan dua sejoli yang sedang diinterogasi sejumlah orang.
“Tidak ada bukti kuat apakah remaja ini berbuat asusila atau tidak. Yang nampak di video kan hanya remaja yang didatangi dan ditanya-tanya oleh sejumlah orang. Jadi dugaan asusila itu masih sangat samar,” bebernya.
Menyegarkan ingatan, pekan lalu, warganet dibuat geger beredarnya sebuah video penggerebekan pasangan yang diduga berbuat mesum di area fasilitas publik.
Informasi yang beredar, pasangan tersebut diciduk di area perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Selatan atau lebih dikenal kantor Gubernur Kalsel, di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.
Video berdurasi 30 detik itu menampilkan dua sejoli yang usianya masih remaja sedang diinterogasi oleh sejumlah orang di area tersebut. Dugaan perbuatan mesum keduanya semakin kuat, lantaran sang pria terciduk menggunakan kondom di balik sarung yang dipakainya.
Sedangkan, sang wanita hanya bisa tertunduk malu sembari menutupi wajahnya. Video ini beredar luas di sosial media dan banyak yang beranggapan bahwa pasangan muda tersebut sedang bersiap melakukan perbuatan mesum.
Beredarnya video ini sempat membuat pihak kepolisian mengendus adanya tindak penyebaran konten pornografi. Namun sama seperti proses penyelidikan terhadap pasangan di dalam video tersebut, penyelidikan penyebaran video tersebut juga tidak dilakukan.
“Tidak ada proses penyidikan. Artinya kasus penyebaran video ini tidak dapat di tindak lanjut unsur pidananya. Karena sekali lagi saya tegaskan, tidak ada unsur pornografi di video tersebut. Hanya sepasang remaja yang diinterogasi oleh warga. Itu saja,” tandas Iptu Tajuddin. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : Bie
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara20 jam yang laluTransformasi “SI PESAN PENA” HSU, Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Desa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluJuara I Tangkap 174 Kg Ikan Sapu-Sapu dari Sungai Kemuning
-
Kabupaten Balangan3 hari yang laluPelajar MAN 1 Balangan Raih Juara 1 Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ




