Kabupaten Banjar
Pria Tenggelam di Bendungan Terlihat Menyeberang di Tengah Arus Deras, Korban Belum Ditemukan
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Identitas pria korban yang tenggelam di Bendungan Karang Intan, irigasi Riam Kanan akhirnya diketahui.
Dari informasi yang didapat Kanalkalimantan.com, di lokasi kejadian, pria itu diketahui bernama, Matnoor (28)
warga Desa Abirau, RT 02, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
Kabar ada orang tenggelam di bendungan irigasi Riam Kanan membuat perhatian warga sekitar, sehingga warga berbondong-bondong datang ke lokasi untuk melihat upaya pencarian korban.
Kakak kandung korban yang baru datang, sempat membuat warga panik, ketika melihat ingin menceburkan diri ke bendungan, warga langsung menahan kakak kandung korban karena kondisi air sangat deras dan sangat berbahaya.
Ahyani, Ketua Lingkungan Bendungan Karang Intan, mengatakan, korban saat itu sedang asik memancing ikan bersama temannya.
“Kemudian melihat ikan banyak di aliran tengah bendungan, lalu korban nekat turun dari tangga. Sesampainya di bawah, korban nekat menyeberang kebtengah tebing dengan menggunakan satu bilah bambu,” ucap Ahyani kepada Kanalkalimantan.com.
Masih keterangan Ahyani, ketika korban menginjak sebilah bambu tersebut, bambu tersebut patah, kemudian korban langsung terjatuh ke aliran air bendungan yang bergulung dan sangat deras.
Hingga, berita ini diturunkan, pihak Basarnas, BPBD, emergency gabungan, masih dalam perjalanan menuju ke lokasi. (kanalkalimantan.com/wahyu)
Editor : Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluKucuran Dana Seret, Operasional Dapur MBG di Banjarbaru Terhambat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBegini Respon Wali Kota Lisa Halaby Soal Pertamax Naik
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu205 PNS Pemko Banjarbaru akan Masuki Masa Pensiun
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluHabib Idrus Resmikan Jembatan Kunti dan Pasar Arba di Telaga Bauntung
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDispersip Banjar Umumkan Daftar Juara Lomba Video Konten Literasi 2026
-
HEADLINE24 jam yang laluCatatan Banjir Kalsel 2025 : 94 Ribu Rumah Terendam, 450 Rumah Rusak

