2019 Pemko Banjarmasin Kembangkan Angkutan Massal Terkoneksi - Kanal Kalimantan
Connect with us

Kota Banjarmasin

2019 Pemko Banjarmasin Kembangkan Angkutan Massal Terkoneksi

Diterbitkan

pada

Dishut Banjarmasin akan kembangkan angkutan massal terkoneksi antar wilayah Foto: antara

BANJARMASIN, Pemko Banjarmasin saat ini tengah mempersiapkan untuk membangun dan mengembangkan angkutan massal yang terkoneksi antarwilayah satu dengan lainnya. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin Ichwan Nur Chalik, Kamis (8/11).

“Saat ini, pembahasan dan kajian pengembangan angkutan massal tersebut sedang berlangsung,” katanya.

Berdasarkan kajian, tambah dia, untuk angkutan massal ditetapkan adalah Elf yaitu mini bus yang mampu mengangkut sebanyak 20 orang. Hal ini dengan pertimbangan karena kondisi lalu lintas Banjarmasin tidak memungkinkan untuk dimasuki oleh bus antarwilayah.

Sedangkan untuk membangun jaringan, tambah dia, bakal disiapkan sekitar 13 koridor, dua koridor disiapkan pemerintah dan 11 koridor lainnya, akan ditawarkan kepada pemilik angkutan kota maupun swasta. Pada 2019, tambah dia, pemerintah kota akan membangun dua koridor dengan menyiapkan 10 armada.

Diharapkan, dengan adanya program angkutan massal tersebut, masyarakat akan kembali tertarik untuk memanfaatkan angkutan umum, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun menghidupkan perekonomian daerah.

Selain itu, juga sedang dikaji tentang trayek, tarif dan halte. Bila seluruh kajian tersebut telah dituntaskan, program tersebut, akan segera dilaksanakan. Menurut Ichwan, saat ini tidak mungkin mempertahankan keberadaan angkutan kota, selaian kalah dengan angkutan on line, juga kondisi angkutan yang sebagian besar harus diremajakan.

“Sedangkan untuk meremajakan sudah tidak mungkin lagi, selain keterbatasan dana, juga keinginan masyarakat untuk naik angkutan umum semakin turun,” katanya.

Saat ini, tambah dia, kondisi angkutan umum di Banjarmasin sangat memprihatinkan, sehingga perlu terobosan baru, untuk mengantisipasi berbagai persoalan tersebut.Berdasarkan data, tambah Ichwan, dari 300 angkot yang ada di Banjarmasin, yang aktif tinggal 100 angkot.

Pemko Banjarmasin meluncurkan angkutan kota pelajar ceria gratis untuk mengangkut para pelajar dari berbagai wilayah kota Banjarmasin ke sekolah. Keberadaan angkot pelajar gratis selain untuk mengurangi kemacetan, juga untuk membantu para sopir angkutan yang kini mati suri.

Melalui angkutan pelajarar ceria ini, tambah dia, pihaknya berupaya memberdayakan angkot yang masih layak dan baik, untuk mengangkut para pelajar saat pergi maupun pulang sekolah. Awalnya, Dishub menyewa angkot tersebut untuk menjemput para siswa dari rumahnya ke sekolah, tetapi kemudian berdasarkan perhitungan, dari pada Dishub harus menyediakan tenaga sopir lagi, akhirnya ditetapkan, pemilik angkot sekaligus diangkat menjadi honorer Dishub. (mario)

Reporter: Mario
Editor: Chell

Bagikan berita ini!
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan