Connect with us

Kab. HSU

160 Peserta Ikut 10 Paket Pelatihan BLK Amuntai-DPMPTSP Naker HSU

Diterbitkan

pada

Pembukaan pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kerja di Kabupaten HSU. Foto : dewahyudi

AMUNTAI, Balai Latihan Kerja (BLK) Amuntai bersama dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tenaga Kerja HSU menggelar program pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas (PPTKP) tahap I tahun 2019.

Pembukaan pelatihan berlangsung di aula Dinas Sosial Kabupaten HSU oleh Bupati Hulu Sungai Utara, Selasa (19/3/2019), diikuti 167 peserta yang berlangsung selama 25 hari, mulai 11 Maret-15 April 2019.

Bupati HSU H Abdul Wahid HK mengatakan, atas nama Pemkab HSU mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya pelatihan ini. Ia berharap agar kegiatan pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan SDM di Kabupaten HSU.

“Salah satu sektor yang senantiasa menjadi permasalahan saat ini adalah faktor lapangan kerja dan ketersediaan tenaga kerja. Ketidak seimbangan antara ketersediaan lapangan kerja dan tenaga kerja akan berakibat terjadinya pengangguran,” ujarnya.

Abdul Wahid menyebut, permasalahan pengangguran adalah masalah bersama dan menjadi tanggung jawab pemerintah, swasta maupun masyarakat. Dari sisi tanggung jawab pemerintah telah banyak berupaya melakukan penurunan angka pengangguran, salah satunya memberikan pendidikan dan pelatihan produktivitas dan kompetensi tenaga kerja.

“Melalui program berbasis kompetensi ini dapat dimanfaatkan, sehingga setelah pelatihan ini memiliki kompetensi produktivitas sesuai dengan kemampuan masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Tenaga Kerja HSU M Syarif F Noor mengatakan, pelatihan kerja bertujuan memberikan tenaga kerja yang memiliki basis kompetensi, professional, dan punya daya saing tinggi. “Bisa memenuhi pasar kerja atau mungkin bisa membuka lapangan kerja sendiri bahkan untuk orang lain,” ujarnya.

Program pelatihan ini dilaksanakan mulai 11 Maret sampai 15 April 2019 dengan jumlah 240 waktu jam pelajaran.

Adapun 10 paket kejuruan yang ditawarkan selama program pelatihan ini, antara lain komputer dasar, teknisi komputer, menjahit tata busana, menjahit busana wanita tingkat lanjut, instalasi penerangan, las listrik, mekanik mobil, mekanik sepada motor, tata boga, meubelair alumunium.

“Ada 654 orang yang mendaftar pelatihan sebelum terseleksi menjadi 160 orang,” pungkasnya. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->