Kota Banjarmasin
Wali Kota Ibnu Sina Beber Capaian di Peringatan Hari Jadi 496 Kota Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Peringatan Hari Jadi ke-496 Kota Banjarmasin digelar di halaman Balai Kota Banjarmasin dengan meriah, Rabu (28/9/2022).
Puncak peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin tahun ini dihadiri oleh Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota se Indonesia (Apeksi) Bima Arya, Wali Kota Bogor bersama seluruh Wali Kota se Kalimantan.
Dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan diwakili Sekda Kalsel Roy Rizali dan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK bersama Forkopimda Kota Banjarmasin.
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan selama kepemimpinan dua periode telah banyak pembangunan yang dilakukan terutama penataan kota.

Baca juga : Sita 6,85 Gram Sabu dari Bandar, BNN HSU Selidiki Jejak Transfer Uang ke Pemasok
“Banyak insfratruktur yang kita bangun, penataan kawasan kumuh yang hari ini telah berubah menjadi kawasan yang nyaman. Juga pembangunan Jembatan Fatih Masih HKSN,” katanya.
Selain itu dirinya juga mengatakan bukan hanya pembangunan fisik yang selama ini dilakukan, tetapi juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin.
Salah satu yang menjadi kebanggan warga Kota Banjarmasin yaitu dinobatkannya wisata religi Kubah Basirih yang merupakan makam Habib Hamid Bahasyim yang terletak di Kota Banjarmasin sebagai 50 besar desa pariwisata terbaik se Indonesia.
“Salah satu destinasi wisata religi Kubah Basirih dinobatkan 50 besar anugerah desa pariwisata terbaik se Indonesia,” ungkap Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.

Baca juga : Proses AMDAL, PT Kalimantan Borneo Persada Persilakan Masyarakat Sampaikan Saran Pendapat dan Tanggapan
Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Roy Rizali mengatakan Banjarmasin diusianya yang ke-496 tahun merupakan salah atau kota tertua di Indonesia bahkan lebih tua dari Kota Jakarta.
“Dari usianya dapat kita lihat Banjarmasin lebih tua dari Kota Jakarta, tahun ini Banjarmasin berusia 496 tahun dan Jakarta 495 tahun,” katanya.
“Sehingga kota Banjarmasin adalah kota yang penuh sejarah tidak hanya bagi Kalimantan Selatan tetapi juga bagi Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Apeksi Bima Arya Wiguna mengatakan, Banjarmasin adalah kota pertama yang menerapkan pelarangan kantong plastik di retail dan pusat perbelanjaan, sehingga dicontoh oleh kota lainnya, salah satunya Kota Bogor.
Baca juga : SAH. PTAM Intan Banjar Kembalikan Tarif Beban Seperti Dulu
“Banjarmasin adalah kota pertama pada 2016 yang melarang kantong plastik di retail, kita Bogor belajar dari Banjarmasin pelarangan kantong plastik,” ungkapnya.
Pada prosesi peringatan Hari Jadi ke-496 Kota Banjarmasin juga dirangkai dengan pawai Sasiringan ribuan pelajar dan berbagai macam kegiatan lainnya. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluAksi Kamisan di Banjarmasin, Kasus Andrie Yunus: Teror Terhadap Pembela HAM
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluKemegahan Pembukaan MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
HEADLINE2 hari yang laluPemko Banjarbaru Alihkan CFD ke Jalan Panglima Batur, Dimulai 12 April
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Bersama Alim Ulama dan Habaib Ikuti Haul Ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluMTQN ke-56 Kotabaru Resmi Dimulai, 498 Peserta Ikuti 17 Cabang Lomba
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI





