HEADLINE
VIRAL. Kabar Pasien Suspect Corona Asal Angsana, RSUD Ulin Banjarmasin Angkat Bicara
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berhembus kabar di media sosial, seorang pria berinisial M (31) seorang karyawan swasta, asal Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin pada Kamis (5/3/2020) karena diduga suspect corona atau COVID-19.
Dari gambar yang beredar di media sosial, tampak petugas rumah sakit menggunakan pakaian khusus dalam penanganan pria ini saat dibawa ke ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin. Informasi yang berhasil dihimpun, diduga M mengalami demam dan batuk tinggi.

Di samping itu, ia juga mengeluhkan batuk, pilek, sesak nafas dan badan terasa pegal.
Menyikapi kabar yang viral di media sosial ini, RSUD Ulin Banjarmasin pun angkat bicara. Kepada awak media di Ulin Tower RSUD Ulin Banjarmasin pada Jumat (6/3/2020) pagi, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr. Suciati menepis kabar jika M mengalami suspect COVID-19. “Tidak ada indikasi (suspect corona), hasil laboratorium juga normal. Jadi hanya ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), yaitu batuk dan pilek biasa,” kata dr. Suciati.
“(Saat) dilakukan pemeriksaan seperti foto Rontgen, laboratorium dan lain-lain. Dari foto Rontgen hasilnya normal dan juga temperaturnya normal 37 derajat Celcius,” tambah dr. Suciati.
Di samping itu, Wadir RSUD Ulin Banjarmasin Dr. dr. Mohammad Isa, Sp.P(K) menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan tim medis RSUD Ulin Banjarmasin, tidak ada infeksi di paru-paru. Di samping itu, M juga tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri ataupun kontak dengan orang-orang yang terpapar virus Covid-19 ataupun yang mengalami ISPA.
“Tim dokter melakukan pemeriksaan laboratorium, dan foto Rontgen normal. Karena tidak pernah ada kontak ke luar, maka orang ini didiagnosa terkena ISPA. Kalau ISPA itu, usai dirawat maka selesai (sembuh),” ungkap dokter spesialis paru-paru ini.
M rencananya akan dipulangkan ke rumahnya di Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu pada siang ini, usai shalat Jumat. Karena tidak ada indikasi suspect COVID-19, dan telah dinyatakan normal oleh tim medis. “Nanti ada surat dari kami yang ke klinik di sana (Angsana), tetap dia akan dirawat atau dipantau,” tukas dr. Isa. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Cell
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





