Dispersip Kalsel
Upaya Mendorong Minat Baca Bersama IGTKI Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Minat membaca masyarakat Kalsel harus terus digenjot. Pekerjaan rumah yang harus dilakukan tidak hanya para penggiat perpustakaan, melainkan juga orangtua dan para pendidik.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat untuk meningkatkan minat baca khususnya di masa pandemi Covid-19.
Upaya meningkatkan promosi literasi di Banua dengan bersinergi bersama pemerintah kabupaten/kota meningkatkan indeks pembangunan literasi dan gemar membaca.
Salah satu upaya peningkatan minat baca ke kalangan pendidikan dengan menemui Noor Lailawati SPd MM, Ketua IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia) Provinsi Kalsel. Kunjungan Dispersip Kalsel diwakili Hj Ermawati AMd, Kasi Pelayanan dan Kerjasama Perpustakaan.
Kasi Pelayanan dan Kerjasama Perpustakaan mengungkapkan maksud dan tujuannya, yakni masih dalam rangka Proper –program perubahan- “SMS Dara Mengaca” Strategi Merangkul Stakeholder Dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca.
“Alhamdulillah kita disambut baik dan diberi dukungan, semoga nanti dapat mempertahankan Indeks Pembangunan literasi kita yang tertinggi se Indonesia, dan meningkatkan kegemaran membaca yang masih di posisi 17 dari 34 provinsi,” kata Hj Ermawati.
Baca juga: Nasib Pedagang Bendera 17-an di Banjarbaru, Jualan Musiman Terhimpit PPKM Level 4

Komitmen IGTKI Kalsel mendukung upaya promosi minat baca Dispersip Kalsel. Foto: dispersipkalsel
Ketua IGTKI Provinsi Kalsel, sangat mendukung program yang dicanangkan Dispersip Kalsel yang mengajak masyarakat untuk gemar membaca.
“Peran perpustakaan tak hanya sebagai tempat untuk membaca buku, tetapi juga memantik minat masyarakat akan pentingnya literasi. Jadi ini sebenarnya karena kita ingin masyarakat lebih sadar akan pentingnya literasi,” ujarnya.
Dimulai dari membaca, memahami dan menulis. Semua harus diawali dari membaca. Kemauan untuk membaca itu dimulai dari kesadaran. (kanalkalimantan.com/rls)
Reporter : rls
Editor : kk
-
HEADLINE2 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
HEADLINE13 jam yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE1 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
HEADLINE2 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluResmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat


