Connect with us

Kota Banjarbaru

Unissula Buka Cabang di Banjarbaru, Bidan Tak Perlu Repot Tempuh S1 ke Jawa

Diterbitkan

pada

Pemko menyetujui adanya perguruan tinggi yang akan dibangun di kota Banjarbaru, yakni Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). foto : humpro banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Slogan kota Banjarbaru sebagai kota pendidikan, nampaknya bukan isapan jempol semata. Pada tahun 2020 ini, Pemerintah Kota (Pemko) telah menyetujui adanya perguruan tinggi yang akan dibangun di Kota Banjarbaru, yakni Universitas Islam Sultan Agung (Unissula).

Keputusan ini tersirat dalam rapat audensi, antara Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan dan Kepala BKPP Kota Banjarbaru Dra Sri Lailana dan Wakil Rektor Unissula Komarudin, Rabu (29/1/2020) pagi.

Walikota Banjarbaru, menyampaikan pihaknya menyambut baik terkait dengan rencana pengembangan Unissula kedepan di Banjarbaru. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap tawaran rencana ini.

“Kita tentu mengenal Unissula sebagai salah satu universitas dengan menghasilkan alumni-alumni yang berkualitas dan ada nilai tambah bagi mahasiswa alumni Unissula yaitu nilai-nilai karakter yang dibangun. Saya kira ini juga sejalan dengan visi Kota Banjarbaru sebagai kota pelayanan berkarakter dan berharap nanti masyarakat Banjarbaru khususnya generasi muda bisa juga melanjutkan pendidikannya di Unissula,” kata Nadjmi Adhani.



Jika belum tahu, Unissula merupakan World Class Islamic University serta perguruan tinggi Islam swasta terakreditasi “A” oleh BAN-PT dan terakreditasi internasional oleh ASIC United Kingdom. Nilai-nilai keislaman inilah yang menjadi ruhnya universitas. Unissula memiliki program studi jenjang Diploma (DIII), Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3).

Sebenarnya, Unnisula sendiri telah memiliki keterikatan dengan kota Banjarbaru sejak lama. Rumah Sakit Sultan Agung sudah ada di Banjarbaru, merupakan cabang Unissla dan tentunya ini menjadi sebagai pintu awal Pemko Banjarbaru untuk melanjut kerjasama yang lebih luas lagi.

Diakui Walikota Banjarbaru, dengan adanya aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahwa tenaga bidan itu harus berpendidikan S1, Pemko Banjarbaru cukup kewalahan dalam menyediakan fasilitas hingga mendampak pada tenaga bidan yang pergi ke pulau Jawa hanya untuk melanjutkan jenjang pendidikannya.

“Saya mengira tidak salah kalau hadirnya Unissula, dapat menjadi solusi atas masalah ini. Untuk total bidan yang kota Banjarbaru ini mungkin tidak kurang dari 6000 bidan. Walau tidak sebanyak di kabupaten-kabupaten lain, yang terpenting kalau ada peluang untuk ditangkap, maka harus kita lakukan,” pungkas Nadjmi.

Sementara itu, Wakil Rektor Unissula Komarudin menyampaikan, kedatangannya di kota Banjarbaru yakni rencana dalam rangka silaturahmi ini karena keberadaan sebuah rumah sakit cabang dari Unissula. Ia mengatakan Unissula dan Rumah Sakit Sultan Agung akan menjadi yang sumber daya yang diambilkan dari putra-putri daerah dari Banjarbaru.

“Tahun 2020 ini ada 25 skema beasiswa dari kami yang akan disekolahkan di Unissula nanti setelah lulus akan ditempatkan di Rumah Sakit Sultan Agung Cabang Banjarbaru. Semoga melalui pertemuan tadi dengan harapan dari pak Walikota bisa terwujud,” tuturnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->