DISHUT PROV KALSEL
Tim Fun Hiking “Kahung Journey†Temukan Flora-Fauna Unik dan Hampir Punah
BANJARBARU, Tim Fun Hiking Kahung Journey Dinas Kehutanan Kalsel temukan banyak flora dan fauna yang unik dan hampir punah. Jenis-jenis jamur liar juga ditemukan tumbuh di lantai hutan atau batang pohon yang sudah mati dan tumbang.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Hanif Faisol N menyatakan, road trip yang dilewati dalam fun hiking kali ini sangat berbeda dengan perjalanan yang pernah dilakukan sebelumnya. Menjadi berbeda karena menyusuri jalan pegunungan dan hutan untuk menuju air terjun Kahung, yang disuguhi dengan pemandangan alam yang sangat eksotik dan ‘perawan’.
Tim Fun Hiking juga menemukan anggrek hutan khas Kalimantan yang tumbuh di pohon-pohon tinggi. Di pohon-pohon yang lain juga terlihat menempel Sarang Semut (Myrmecodia tuberosa), yang terlihat menyerupai umbi. Namun, walau terlihat seperti umbi ternyata memiliki khasiat sebagai obat herbal yang ampuh untuk menyembuhkan berbagai penyakit secara alami dan aman untuk dikonsumsi.
Hal yang paling mengejutkan, saat tim fun hiking menemukan adanya pohon Meranti (Shorea sp) dengan diameter hampir tiga pelukan orang dewasa.
Sekedar diketahui, Shorea memiliki sekitar 194 spesies, terutama berupa pohon penghuni hutan tropika dari suku Dipterocarpaceae.   Beberapa spesies Shorea menghasilkan tengkawang, yakni buah meranti yang besar dan berlemak. Setelah diselai agar awet, biji tengkawang dikempa untuk mengeluarkan minyak yang berharga tinggi. Minyak tengkawang digunakan dalam industri kosmetika dan makanan.
Biji Shorea mengandung lemak (40-60 %) dan protein (5-6 %). Dalam industri makanan, dipergunakan untuk menggantikan mentega coklat (cocoa butter). Shorea/tengkawang bisa dijadikan bahan untuk membuat sabun, dan obat-obatan.
Hanif menambahkan, rencana tahun 2018 ini, Lembah Kahung akan dijadikan Geopark Provinsi dan sudah dilakukan penambahan beberapa fasilitas seperti shelter untuk menuju shelter tiga atau shelter cemara. Jalur untuk para pendaki juga telah dimantapkan agar pendaki awam tetap bisa melakukan pendakian dan merasakan sensasi Lembah Kahung.
“Harapan kita, semoga para pengunjung tetap menjaga kelestarian hutan dengan menjaga hutan dan tidak menulis atau merusak pohon yang adaâ€Â, harap Hanif.(abdullah)
Editor : Chell
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis2 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung
-
NASIONAL2 hari yang laluPemerintah akan Bangun Yonif TP Setiap Kabupaten dan Kota se Indonesia
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluGubernur Muhidin Apresiasi Pengelolaan Sampah di Banjarbaru
-
HEADLINE2 hari yang laluTantangan Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalsel di Usia 27 Tahun
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluTingkatkan Kapasitas Pemuda, DPMD Kabupaten Banjar Gelar Bimtek Karang Taruna








