NASIONAL
Tarung Tagar #BubarkanKPAI vs #KamiBersamaKPAI, Kuat Mana?
Polemik yang terjadi antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membuat masyarakat, terutama warganet, terbelah.
Hingga berita ini disusun, ada dua tagar yang saling bertarung di jejaring sosial Twitter: tagar #KamiBersamaKPAI melawan tagar #BubarkanKPAI.
Dari tagarnya saja sudah jelas ya, tagar #BubarkanKPAI diisi oleh para warganet yang menginginkan pembubaran KPAI.
Mereka menuding KPAI menghambat aksi PB Djarum yang dinilai kerap mencetak bibit unggul pebulutangkis Indonesia.
Baca: Tepis Unsur Eksploitasi Anak, Imam Nahrawi Minta Audisi PB Djarum Lanjut
Sejauh ini, ada 42 ribu lebih warganet yang berkicau terkait wacana pembubaran KPAI. Namun, tagar itu hanya bercokol di posisi 3 trending Indonesia.
“Tagar #bubarkanKPAI sudah ada tandingannya #KamiBersamaKPAI,†cuit akun @kangdede78, salah satu yang pro ke pembubaran KPAI.
Sebaliknya, penggagas tagar #KamiBersamaKPAI memiliki pandangan berbeda. Bahkan, sebaliknya. Mereka ingin KPAI ada, tidak dibubarkan.
Sejauh ini, tagar tersebut sudah memuncaki trending topic alias nomor 1. Ada lebih dari 6.000 yang memasang tagar tersebut.
Salah satunya @TofaGarisLurus yang memasang tagar #KamiBersamaKPI dengan misi melindungi generasi muda Indonesia.
“Oke #KamiBersamaKPAI melindungi generasi muda Indonesia!â€Â cuit akun @TofaGarisLurus.
 Baca: PB Djarum Hentikan Audisi Umum Bulutangkis Mulai 2020, Polemik dengan KPAI?
Sebelumnya, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppi Rasimin dalam acara konferensi pers, Sabtu (7/9/2019) di Hotel Aston, Purwokerto mengumumkan bila audisi PB Djarum untuk sementara undur diri pada 2020.
Penghentian Audisi Umum PB Djarum ini merupakan buntut dari polemik dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Sebagaimana diketahui, KPAI menuduh PB Djarum telah melakukan eksploitasi anak melalui audisi pencarian bakat yang mereka lakukan.
Hal itu menyusul penggunaan brand Djarum di kaos masing-masing anak yang identik dengan produk rokok.
“Pada audisi kali ini juga saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum,â€Â ujar Yoppy dikutip dari laman resmi PB Djarum, Minggu (9/8/2019).
“Memang ini disayangkan banyak pihak, tetapi demi kebaikan bersama kita hentikan dulu, biar reda dulu, dan masing-masing pihak agar bisa berpikir dengan baik,â€Â sambungnya. (suara.com)
Editor : KK
-
HEADLINE3 hari yang laluGaya Istri Gubernur Kalteng Kala Masyarakat Hirup Asap Pekat Karhutla
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluAsap di Palangka Raya Batasi Jarak Pandang Kurang dari 100 Meter
-
Kota Banjarbaru22 jam yang laluHadir di Tengah Asap, Wali Kota Banjarbaru Semangati Relawan Karhutla
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluLahan di Guntung Ujung Terbakar, Petugas DPKP Kabupaten Banjar Padamkan dalam Waktu Cepat
-
HEADLINE21 jam yang laluProfil Gus Kikin: Pengasuh Ponpes Tebuireng, Ketum PBNU 2026-2031
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluTerpapar Asap Karhutla, Sekda HSU Imbau Warga Jaga Kesehatan



