HEADLINE
Tangan Jahil Perusak Fasum di Banjarmasin, Lima Besi Pembatas Trotoar Jalan Hasanuddin HM Dicuri
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pencurian dan perusakan fasilitas umum terjadi di Kota Banjarmasin.
Sebelumnya lantai besi halte di Jalan Jenderal Sudirman raib dicuri maling. Tak lama setelahnya, penutup drainase berbahan besi di bawah jembatan Alalak di perbatasan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Batola, juga dicuri.
Terbaru, aksi pencurian fasilitas umum di Kota Banjarmasin kembali terjadi. Stand bollard (pembatas trotoar) yang terpasang di Jalan Hasanudin HM tepatnya di depan gerbang masuk kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe raib dicuri maling.
Padahal diketahui pembatas trotoar dengan tinggi 1 meter itu baru dipasang beberapa bulan lalu, bersamaan dengan pembenahan kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe akhir tahun 2023.
Baca juga: Ini Empat Nama Senator Kalsel Terpilih ke DPD RI, Satu dari Anak Milenial Berumur 25 Tahun
Bahkan, peristiwa pencurian tersebut terekam CCTV toko yang ada di sekitar lokasi. Video rekaman CCTV-nya itu diviralkan oleh akun Instagram resmi milik Dinas PUPR Banjarmasin, Sabtu (9/3/2024) malam.
Dalam video terlihat seorang laki-laki mengenakan helm dan berpakaian hitam mencopot pembatas trotoar itu menggunakan tangannya.

Seorang lelaki terekam CCTV melepas dan mengangkut besi pembatas trotor di Jalan Hasanuddin HM Banjarmasin. Foto: tangkaplayar
Kejadian pencurian di CCTV tertulis pada Kamis (7/3/2024) pukul 00.30 Wita di kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe.
Setelah berhasil mencopot sebuah stand bollard itu, maling tersebut langsung membawa kabur dengan cara menggotongnya.
Lima Stand Bollard Trotoar Raib
Pantauan Kanalkalimantan.com di lokasi pencurian kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe Minggu (10/3/2024) pagi, bukan hanya satu stand bollard yang hilang, melainkan ada enam buah yang raib dari tempatnya.
Terlihat bekas stand bollard yang dicuri masih tersisa baut-baut panjang berukuran jari kelingking. Baut-baut panjang itu sementara ditutup menggunakan kulit kelapa agar tidak membahayakan penjalan kaki.
Baca juga: 5.105 Relawan Damkar di Banjarmasin Setengahnya Belum Dapat Asuransi
Yani (50), pedagang yang ada di kawasan Jalan Hasanudin HM mengatakan hilangnya pembatas trotoar yang baru saja selesai dibangun itu terjadi beberapa hari lalu.
Awalnya kata Yani, dirinya melihat hanya satu pembatas trotoar yang hilang, namun sehari setelahnya sebaris yang terdiri lima stand bollard di jalan masuk parkir kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe itu hilang seluruhnya.

Trotoar yang ada di depan jalan masuk kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe pembatas besi raib dicuri. Foto: rizki
“Awalnya lima kan, lalu tinggal empat, setelah itu hilang sebarataan (semuanya, red)” katanya.
Perempuan ini sempat mengira pembatas trotoar itu memang sengaja dilepas oleh petugas terkait. Namun, dia merasa ada yang tidak wajar sebab pembatas itu baru saja dibangun oleh pemerintah.
Baca juga: Hendak ‘Wikwik’ di Pembatuan, Nyawa MS Diambil saat Dalam Kamar Bedakan
Sementara sampai saat ini belum ada informasi dari pihak kepolisian terkait pelaku pencurian stand bollard di Jalan Hasanudin HM kawasan Bandarmasih Tempo Doeloe itu. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
Bisnis1 hari yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluBupati Wiyatno Tinjau Jalan Rusak di Kapuas Kuala dan Bataguh
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluGedung SDN Paringin 1 Difungsikan Tahun Ajaran Baru




