selebriti
Syahrini Dibuat Kesal Reino Barack dan Mertuanya, Ada Apa?
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Penyanyi Syahrini mengungkap kisah rumah tangganya bersama Reino Barack. Di awal pernikahan, dia sempat dibuat kesal oleh suami dan mertuanya.
Perempuan yang akrab disapa Incess ini mengaku diacuhkan oleh Reino Barack dan mertuanya karena keduanya sibuk bermain game.
“Aku nggak paham, awalnya kesel banget ‘Kenapa ya nunduk (main game)’ semuanya nih mama papa mertua,” kata Syahrini Modcast Hut SCTV yang tayang di video.com, Senin (24/8/2020).
Dia tidak tahu kalau keluarga Reino Barack suka bermain game.
“Aku nggak tahu kalau orang Jepang itu basicnya, pantesan dari awal dekat itu papa mertua, mama mertua sama pak RB ini kan hobi main game di rumah,” sambungnya.
Menjalin hubungan pacaran secara kilat dan menikah, Syahrini dan Reino Barack memang belum terlalu mengetahui sifat asli masing-masing.
Hingga akhirnya setelah menikah mereka mulai mempelajari karakter dan budaya satu sama lain. Reino Barack memang keturunan Jepang.
“Awal-awal kalau kita tidak bisa beradaptasi dan menempatkan diri bahwa aku selalu learning by doing ‘Oh gini culture orang Jepang’ akhirnya aku nggak boleh melarang hal itu,” beber Syahrini.
“Karena itu satu kebiasaan yang dibangun sejak lama, nggak apa-apa sepanjang positif. Itu sih palingan hal yang awal-awal,” imbuhnya lagi.
Kekinian, pemilik nama asli Rini Fatimah Jaelani ini justru ketularan bermain game bersama Reino Barack dan mertuanya.
“Tapi ke sini ke sini aku jadi senang ikut dan menikmati, ternyata seru, ternyata jadi pinter main game,” tuturnya.
Seperti diketahui, Syahrini dan Reino Barack melangsungkan pernikahan pada 27 Februari 2019. Acara itu digelar di Masjid Tokyo Camii, Jepang.
Keduanya memilih menikah secara tertutup. Hanya keluarga dan kerabat dekat yang menghadiri momen sakral tersebut.
Barulah tiga bulan kemudian, mereka mengadakan resepsi di Indonesia. Acara itu dihelat di Four Season Hotel pada 3 Mei 2019 secara mewah. (Suara)
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis3 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung
-
NASIONAL3 hari yang laluPemerintah akan Bangun Yonif TP Setiap Kabupaten dan Kota se Indonesia
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Apresiasi Pengelolaan Sampah di Banjarbaru
-
HEADLINE2 hari yang laluTantangan Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalsel di Usia 27 Tahun
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluTingkatkan Kapasitas Pemuda, DPMD Kabupaten Banjar Gelar Bimtek Karang Taruna






